Erabaru.net. Pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang pada 2014 silam masih menjadi misteri. Sejumlah laporan berspekulasi dengan berbagai teori mengenai hilangnya pesawat itu.

Pasalnya, ketidakmampuan untuk menemukan lokasi kecelakaan MH370, memicu berbagai teori konspirasi dan perdebatan selama beberapa terakhir.

Teori berkisar dari kesalahan mekanis atau kecelakaan yang dikendalikan dari jarak jauh, hingga penjelasan seperti penculikan alien dan plot Rusia.

MH370 mengangkut 12 awak kabin dan 227 penumpang dari 15 negara. 

Laporan terbaru menyebutkan, investigator Perancis menemukan pilot Malaysia Airlines MH370 masih mengendalikan pesawat “sampai akhir.” Pilot kemudian membuat “belokan abnormal” sebelum tampaknya pecah.

Menurut News.com.au, Prancis adalah satu-satunya negara di dunia yang masih secara resmi menyelidiki hilangnya pesawat tersebut. 

Dua pengawas investigator sedang melakukan penyelidikan atas kematian tiga warga negara Prancis yang berada di pesawat.

Sebuah sumber yang dekat dengan investigor Prancis menjelaskan, pilot pesawat,  Zaharie Ahmad Shah yang melakukan “belokan tidak normal” pada praktiknya “hanya dapat dilakukan secara manual.”

Sumber itu merinci, belokan abnormal tertentu yang dibuat pesawat Boeing 777 hanya dapat dilakukan secara manual oleh pemegang kendali.  

Laporan itu menambahkan, “tidak ada yang menyarankan orang lain masuk dalam kokpit.”

Laporan terbaru menambah klaim teori bahwa pilot pesawat berada di balik hilangnya MH370. Sebelumnya, William Langewiesche, seorang spesialis penerbangan, berteori tentang pilot dalam tulisannya di The Atlantic pada bulan Juni lalu.  

Langewiesche menyebut ada “kecurigaan yang kuat di antara para penyelidik dalam komunitas penerbangan dan intelijen bahwa ia secara klinis tertekan.”

Langewiesche juga mengatakan bahwa pilot  telah terobsesi dengan dua pramugari seperti dilaporkan The Telegraph.  Langewiesche, dalam laporan Atlantik menuduh pilot pesawat menipu istrinya. Pilot juga dituduh mengalami masalah pernikahan.

Lebih jauh Langewiesche berspekulasi, Si pilot  dituduh membunuh atau melumpuhkan co-pilotnya lalu mengambil kendali atas pesawat.  Lalu, Kapten Zahari sengaja menekan kabin pesawat dan membunuh semua orang di pesawat sebelum meluncurkan pesawat ke laut hingga hancur berkeping-keping. 

“Penghuni kabin akan menjadi lemas dalam beberapa menit, kehilangan kesadaran, dan meninggal dunia secara perlahan tanpa tersedak atau terengah-engah akibat kekurangan oksigen,” tulis Langewiesche.

Sedangkan, istri Zaharie, Fizah Khan, membantah tuduhan terhadap suaminya. Bagi Fizah Khan, Zaharie adalah suami dan ayah yang baik. Oleh karena itu, Suaminya tak mungkin bunuh diri dengan menghunjamkan pesawat.  

Ghyslain Wattrelos, yang mana istri dan anak-anaknya meninggal di pesawat, bersyukur dengan penyelidikan pemerintah Prancis.

“Saya berharap dengan menganalisis semua data yang dikumpulkan di Boeing, mereka akan menemukan masalah yang jelas bagi mereka,” katanya seperti dikutip News.com.au. 

Tahun lalu, para penyelidik merilis laporan setebal 495 halaman yang mengisyaratkan bahwa kontrol Boeing 777 kemungkinan sengaja dimanipulasi untuk mengendalikannya di luar jalur, menurut laporan Reuters.

“Jawabannya hanya bisa konklusif jika reruntuhan ditemukan,” kata Kok Soo Chon, kepala tim investigasi keselamatan MH370, tahun lalu.

Akan tetapi laporan menyebutkan, pesawat itu terbang selama 7 jam setelah komunikasi dengan menara kontrol berakhir.

Laporan mengatakan tidak ada tanda-tanda pesawat itu menghindari deteksi radar. Bahkan diambil alih oleh pengendali jarak jauh. Tidak ada kejanggalan yang ditemukan di kargo on-board, yang termasuk barang-barang seperti baterai lithium dan sekitar 2.500 kg buah manggis.

Pada 29 Mei 2018, Malaysia membatalkan pencarian tiga bulan oleh perusahaan AS Ocean Infinity, yang membentang 112.000 km persegi di Samudra Hindia selatan. Pencarian berakhir tanpa temuan signifikan.

Ini adalah pencarian besar kedua setelah Australia, Tiongkok dan Malaysia dengan mengakhiri pencarian senilai 147,06 juta dolar Amerika Serikat  di area seluas 120.000 km persegi tahun lalu.  (asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular