Erabaru.net. Jepang dikenal karena budaya tradisionalnya, sejarah bangunannya, dan penduduknya yang berumur panjang dan sekarang dapat mengklaim memiliki pasangan menikah tertua di dunia, dengan usia gabungan 208, suatu prestasi yang boleh diperhitungkan, atas pernikahan yang telah berjalan selama 80 tahun lebih!

Masao Matsumoto, 108, dan istrinya yang berusia 100 tahun, Miyako, telah dikonfirmasi oleh Guinness World Records sebagai pasangan hidup tertua berdasarkan usia yang ditambahkan, mereka telah menikah sejak Oktober 1937.

Meskipun dulu mereka tidak pernah mengadakan pesta pernikahan, karena saat itu Jepang sedang ikut dalam masa-masa perang, dan Masao dikirim ke luar negeri sebagai seorang prajurit, namun itu bukan halangan untuk memiliki keluarga besar, termasuk cicit buyut ke-25 yang lahir baru-baru ini.

80 tahun menikah, lima anak, 13 cucu, 24 cicit dan sekarang menjadi pasangan suami istri yang berusia lebih tua (total usia). Selamat Masao dan Miyako Matsumoto!

“Mereka telah mencapai babak terakhir dalam hidup mereka, merupakan suatu kehormatan (bagi mereka) untuk menerima penghargaan ini, saya ingin mereka melanjutkan kehidupan yang damai,” kata putri mereka Hiromi kepada Reuters .

Orang Jepang adalah salah satu negara dengan penduduk yang memiliki harapan hidup terpanjang di dunia, dan data dari Departemen Kesehatan Jepang menunjukkan bahwa rata-rata usia penduduk Jepang, adalah hingga 84 tahun.

Catatan pasangan tertua yang menikah berdasarkan usia yang ditambahkan masih menjadi milik orang Norwegia, Karl dan Gurdren Dolven, yang memiliki usia gabungan 210 tahun, mereka memegang rekor tersebut selama 1 bulan dan 34 hari, ketika kemudian Gurdrun meninggal pada tahun 2004, menurut Guinness Record, namun rekor pasangan menikah tertua yang masih hidup, jelas masih milik Masao dan Miyako.

Asalkan kedua pihak mau bersabar, menyadari dan memenuhi tanggung jawab masing-masing, saling memperlakukan satu sama lain dengan baik, lalu kemudian, mempertahankan semua itu dalam waktu yang lama. Maka pernikahan akan langgeng.

Pasangan ini tidak diragukan lagi merupakan contoh bagi para pasangan di hari ini, ketika semakin banyak pernikahan yang kandas karena konflik, mereka telah menunjukkan bahwa mempertahankan pernikahan selama 8 dekade adalah mungkin dilakukan, selama kedua belah pihak mau berjuang. (Jul)

Sumber: elpais.com

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular