Gu Xiaohua

Sebuah pabrik gas di kota Yima, Provinsi Henan, Tiongkok, meledak pada Jumat 19 Juli sekitar pukul 17:45 waktu setempat. 

Dampak ledakan hebat itu menyebabkan awan jamur raksasa membubung ke angkasa. Ledakan juga menghancurkan kaca jendela pada bangunan-bangunan sekitar. Padahal gedung-gedung itu berada dalam radius tiga kilometer dari lokasi ledakan. 

Hingga pukul 15.00 waktu setempat pada Sabtu  20 Juli, ledakan dahsyat itu telah menyebabkan setidaknya 10 orang tewas, 5 hilang dan 19 orang lainnya terluka serius.

Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kepada reporter the Epoch Times mengatakan, ia mendengar dentuman yang sangat keras. Selain itu, ia merasakan disertai dengan guncangan hebat seperti gempa bumi.

Dari video rekaman seorang penduduk desa setempat yang diunggah ke internet, pabrik gas milik Henan Coal Gas Group itu terlihat jelas ada awan jamur  tampak membubung ke angkasa. Lokasi kejadian juga berantakan, sejumlah besar orang yang terluka dilarikan ke rumah sakit. 

Rekaman itu menunjukkan, rumah sakit setempat dipenuhi dengan orang yang terluka. Situasinya tidak kondusif. Salah seorang korban pria tampak berlumuran darah di kepala. Dia menutupi luka dengan tangannya sendiri. Sementara seorang bocah yang terluka, dibawa orangtuanya ke rumah sakit untuk dirawat.

Seorang penduduk desa lainnya kepada reporter  Epoch Times mengatakan, area pabrik telah diblokir. Sehingga tidak diketahui dengan rinci situasi di dalam gedung.  

Sebuah sumber yang mengutip keterangan dari saksi mata di rumah sakit, mengatakan,  Rumah Sakit Rakyat Yima telah merawat banyak orang yang terluka. Semuanya mengalami cedera di kepala.

Sementara itu, Departemen propaganda Komite Partai Komunis Tiongkok di Kota Sanmenxia, provinsi Henan, Tiongkok, mengungkapkan, banyak kaca pintu dan jendela dalam jarak tiga kilometer terguncang hancur akibat ledakan. Selain kaca jendela, beberapa pintu interior juga roboh akibat guncangan.

Terkait hal itu, seorang penduduk desa kepada jurnalis Epoch Times, mengatakan, tidak hanya semua kaca bangunan dalam jarak tiga kilometer hancur. Kaca jendela di lantai dua rumah yang dihuni dari keluarga penduduk desa, juga rusak berat. Padahal,  berjarak lebih dari tiga kilometer dari lokasi ledakan. 

Seorang warga yang mana putrinya bekerja di State Administration of Taxation atau Administrasi Perpajakan Negara setempat, mengatakan, Jendela kaca di gedung kantor putrinya, hancur akibat guncangan ledakan. 

Pada saat itu, putrinya sempat berkata di ujung telepon dengan takut: “Matilah kali ini karena gempa.” Selain itu, staf di kantor tempat kerjanya ada yang terkena luka sayat akibat pecahan kaca. Lokasi kantor ini hanya satu jalan jauhnya dari pabrik gas tersebut.

Awan jamur besar dihasilkan oleh ledakan pabrik. (dilaporkan oleh responden)

Bahkan, sejumlah penduduk desa kepada Epoch Times membeberkan,  suara ledakan itu dapat terdengar hingga radius 8 kilometer jauhnya.

Sedangkan, beberapa media lokal mengutip penuturan penduduk setempat. Warga-warga ini mengatakan,  dentuman keras sangat memekakkan telinga. Bahkan, seakan  bumi berguncang saat ledakan terjadi. 

Berdasarkan penuturan warga setempat, pabrik gas itu dibangun di area di mana penduduk desa tinggal dan berkumpul. 

Awan jamur besar dihasilkan oleh ledakan pabrik. (dilaporkan oleh responden)

Pabrik tiu berdampak dengan pencemaran lingkungan. Kasus ini sudah terjadi selama bertahun-tahun. Dikarenakan perusahaan itu didukung oleh pemerintah. Akhirnya penduduk desa tak bisa berbuat apa-apa.

Netizen setempat menulis : “Semakin pendek berita dari surat kabar atau media resmi pemerintah, justru pada kenyataannya kejadian semakin parah.”

Ada juga netizen lainnya menulis: “Kaca jendela yang jauh saja hancur, jelas dampaknya sangat besar, sehingga mustahil orang-orang yang tinggal di sekitar akan baik-baik saja tanpa terkena dampaknya. Semoga saja tidak banyak jatuh korban.”

Tulisan netizen lainnya berbunyi : “Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada detik berikutnya.”  Tulisan lainnya menambahkan : “Bisa jadi orang yang hilang itu mungkin sudah hancur tak berbentuk.”

10 hari sebelumnya,  pabrik gas itu sempat dianugerahi sebagai “Perusahaan Benchmarking tingkat Provinsi yang Aman dalam bidang produksi.”

Dampak ledakan pabrik. (dilaporkan oleh responden)

Seorang sumber mengatakan, pabrik gas tersebut bergerak dalam bidang pekerjaan energi. Pabrik ini mengubah energi padat dan cair menjadi energi gas. Hingga saat ini, pejabat setempat belum mengumumkan penyebab ledakan pabrik gas itu. (Jon/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular