Erabaru.net. Swedish Meteorological and Hydrological Institute  -SMHI – pada 27 Juli menyebutkan, rekor gelombang panas yang melanda Eropa sedang bergerak menuju utara. 

Melansir dari CNA, Kini, negara-negara Nordik sedang mengalami kenaikan suhu. “Malam tropis” pun muncul di sebagian wilayah Eropa utara.

Unit Meteorologi Norwegia di akun twitternya menyebutkan, wilayah Laksfors yang terletak di Norwegia utara, memiliki suhu sampai 35,6 derajat Celcius pada hari Sabtu 27 Juli lalu.

Di Swedia, gelombang panas paling ekstrem menghantam wilayah paling utara. Suhu kota Markusvinsa yang berada paling utara pada 26 Juli mencapai 34,8 derajat Celcius. Angk ini merupakan suhu tertinggi Swedia tahun ini.

Ahli meteorologi Swedish Meteorological and Hydrological Institute, Jon Jorpeland mengatakan kepada AFP : “Itu adalah suhu tertinggi di wilayah paling utara sejak 1945 dan suhu tertinggi ketiga yang pernah muncul di sana.”

Sejumlah wilayah di bagian Swedia mengalami “malam tropis” pada awal pekan ini, suhu malam hari di sana mencapai di atas 20 derajat Celcius.

Jon Jorpeland mengatakan, suhu di Swedia bagian selatan tidak begitu ekstrim. Biasanya selama beberapa hari dalam setahun Swedia memiliki suhu 30 derajat Celcius. Meskipun suhu tersebut sudah di atas rata-rata.

Swedish Meteorological and Hydrological Institute juga merilis pesan sebagai peringatan.  Lembaga ini mengumumkan, sebanyak 15 dari 21 provinsi mungkin akan mengalami kekurangan air pada bulan Agustus mendatang.

Norwegian Meteorological Institute pada hari Sabtu menyebutkan, negara-negara Nordik lainnya juga merasakan serangan gelombang panas. “malam tropis” muncul di 20 lokasi yang berbeda di Norwegia bagian selatan.

Swedia, Norwegia, dan Finlandia telah mengeluarkan peringatan tentang serangan gelombang panas.  Polisi Finlandia pada awal pekan ini, memperingatkan pengemudi mobil agar berhati-hati dalam mengemudi. Hal demikian agar terhindarkan menabrak rusa. Dikarenakan, semakin banyak rusa yang melintasi jalan untuk menemukan sumber air. (Sin/asr)

Share

Video Popular