Erabaru.net. Pada 2013, seorang wanita dari Belfast, Irlandia, bernama Margaret McMahon, mengunjungi dokter karena perutnya bengkak dan dia menderita sakit terus-menerus.

Diagnosis pertama yang dia terima adalah bahwa dirinya menderita sindrom iritasi usus, penyakit yang cukup tidak nyaman dan umum. Tetapi Margaret tidak merasa itu adalah pembengkakan yang normal, melainkan dia merasa seolah-olah sedang hamil, perutnya seperti balon dan dia terus pergi ke kamar mandi.

Pada saat itu, Margaret sudah memiliki dua anak, dan semuanya tampak seperti kehamilan abadi, tetapi bayi itu tidak pernah ingin lahir.

(Foto: Thesun/Caters News Agency)

Dia selama 2 tahun menderita sakit kronis di pinggul dan punggung bawah, dan akhirnya mulai curiga bahwa sindrom iritasi usus besar adalah kesalahan diagnosis.

Keadaannya memburuk, tekanan pada kandung kemih sudah parah dan sakit perut cukup akut. Kehidupan Margaret jauh dari normal, dan dia akhirnya berhenti dari pekerjaannya.

Akhirnya, Margaret bersikeras untuk menjalani pemeriksaan lengkap dan CT scan. Hasilnya mengungkapkan terdapat gumpalan besar di perut, yang ternyata merupakan fibroid rahim -tumor jinak.

(Foto: Thesun/Caters News Agency)

Fibroid umum terjadi pada wanita di atas 30, tetapi mereka biasanya kecil. Ketika mereka bertambah tua, pasien mungkin mengalami periode fibroid yang berat, sembelit, nyeri panggul, dan nyeri selama hubungan badan.

(Foto: Acebook)

Tetapi apa yang diderita Margaret McMahon menjadi pengecualian yang, bahwa daging tumbuh sebesar semangka. Sayangnya, 3 tahun kesalahan diagnosis mengakibatkan dia harus menjalani histerektomi (pengangkatan rahim).

Margaret akhirnya bisa memulai kembali hidupnya. Sedemikian rupa sehingga dia bisa pergi berlibur bersama keluarganya.

(Foto: Acebook)

Menganalisis pengalaman mengerikan yang merampas 3 tahun hidupnya, Margaret menyalahkan kurangnya informasi tentang fibroid abnormal selama tiga tahun “kehamilan” dan berharap kisahnya memiliki dampak positif pada pendidikan kedokteran dan berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan wanita di seluruh dunia.(yn)

Sumber: Fabiosa.es

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular