Erabaru.net. Sekitar 195 juta orang di India tidak punya cukup makanan, angkanya yang sangat mengkhawatirkan ini mewakili 15% dari total populasi. Adakah yang bisa dilakukan?

Ya! Sebuah solusi dilakukan oleh Chandra Sekhar Kundu, seorang guru komputer dari Benggala Barat, dia tidak perlu menginvestasikan apa pun untuk memberi makan orang yang membutuhkan, kecuali waktu dan upayanya.

(Foto : The better India)

Kundu dan murid-muridnya mengunjungi restoran, kafetaria, kantin dan tempat-tempat lain di sekitar kampus untuk mengumpulkan makanan yang tidak dikonsumsi pada siang hari. Kemudian mereka membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan empat kali dalam seminggu.

(Foto : The better India)

Hal itu tidak berhanti di sana, Kundu mengajukan pertanyaan kepada Food Corporation of India tentang biji-bijian yang terbuang:

“Saya terkejut mengetahui bahwa sekitar 22 ribu metrik ton biji-bijian makanan dibuang dalam dua tahun terakhir di seluruh negeri. Jumlah makanan ini cukup untuk memberi makan setidaknya semua anak miskin di India,” kata Kundu.

Biji-bijian yang disimpan masih terbuang dalam jumlah besar karena pembusukan mikroba selama akuisisi, kantong-kantong gandum yang sobek selama pengangkutan dan tikus yang memakan biji-bijian selama penyimpanan.

(Foto : The better India)

Mengenai pengatasi limbah makanan yang dimasak, korporasi menjawab bahwa tanggung jawab ini tidak berada di bawah wewenangnya. Menyadari bahwa tindakan pemerintah tidak memadai dan terlalu lambat untuk memerangi praktik limbah makanan yang ada di mana-mana, Kundu memutuskan untuk melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri.

“Meskipun sulit untuk menyediakan makanan untuk semua orang, kami dapat mencoba melakukan sesuatu untuk sebanyak mungkin orang. Dengan pemikiran ini, saya meluncurkan inisiatif Hemat Makanan Selamatkan Hidup pada tahun 2015 dengan bantuan murid-murid saya “kata Kundu.

Kundu juga telah menerapkan jalur langsung di mana orang dapat menelepon agar makanan mereka dikumpulkan dan dikirim ke masyarakat setempat.
Terinspirasi, siswa IIT Kharagpur juga telah memprakarsai inisiatif serupa untuk mengurangi makanan yang terbuang secara teratur di universitas mereka.

Sudah hampir setahun sejak inisiatif ini dimulai dan Kundu mengatakan bahwa mahasiswa dari universitas teknik lain di Benggala Barat juga telah menunjukkan minat untuk bergabung dalam kampanye melawan limbah makanan.

Penyedia acara juga telah dikunjungi oleh tim Kundu. Jika Anda memiliki makanan berlebih setelah acara, yang perlu Anda lakukan adalah memberi tahu para sukarelawan bahwa mereka segera datang, mengambil dan membagikan makanan kepada orang-orang yang kelaparan di jalanan.

(Foto : The better India)

Mengenai tantangan yang harus dia hadapi, Kundu mengatakan bahwa tantangan terbesar adalah manajemen waktu untuk memastikan bahwa makanan dikumpulkan dan didistribusikan sebelum itu rusak.

Menurutnya, inisiatif seperti ini juga dapat memainkan peran penting dalam mengirim anak-anak jalanan ke sekolah. Dengan mengamankan makanan untuk keluarga mereka, orangtua dapat diyakinkan untuk mengirim anak-anak mereka ke sekolah alih-alih mengemis di jalanan. Sekarang dia berencana untuk menjalankan kampanye untuk mengumpulkan dana dan membangun sekolah untuk anak-anak itu.(yn)

Sumber: Fabiosa.es

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular