Erabaru.net. Foto-foto pasangan lansia yang sakit kritis berpegangan tangan, mungkin untuk terakhir kalinya, di bangsal rumah sakit telah menyentuh hati ribuan orang di media sosial di Tiongkok.

Foto-foto itu, diambil pada Sabtu malam, muncul di akun Weibo resmi dari Rumah Sakit Universitas Hong Kong-Shenzhen di kota perbatasan di Provinsi Guangdong, Tiongkok, pada hari berikutnya.

Staf di bangsal neurologi, di mana istri dari pasangan itu kembali sadar setelah pendarahan otak, mengabulkan keinginannya untuk dekat dengan suaminya yang sekarat di unit perawatan intensif, tulisnya di akun Weibo-nya.

Wanita itu, yang bermarga Peng, dapat didengar dengan lembut mengatakan “pria tua, pria tua” ketika dia memegang tangan suaminya yang koma, bernama Gao, selama 10 menit pertemuan mereka, Southern Metropolis News melaporkan pada hari Rabu.

(Foto: Weibo )

Peng dirawat di rumah sakit pada 8 Juli dan ketika dia mulai membaik, ia mengetahui bahwa suaminya, yang berusia delapan puluhan, dirawat di bangsal lain setelah serangan jantung.

Kondisinya terus menurun setelah ia dirawat pada 17 Juli, dan memakai ventilator untuk membantunya bernapas, kata laporan itu.

Otak Gao kekurangan oksigen selama 30 menit ketika staf darurat bekerja untuk memulihkan jantungnya.

Anak perempuan pasangan itu mengatakan orangtuanya telah menikah selama 57 tahun, hidup dengan baik dan saling mendukung ketika kesehatan mereka menurun.

“Saya tahu ayah saya mungkin tidak kembali lagi kali ini,” katanya. “Melihat kondisinya semakin memburuk dari hari ke hari, aku benar-benar merasakan tekanan yang luar biasa.”

Dia berkata bahwa dia dengan lembut menyampaikan kabar tentang kondisi ayahnya kepada ibunya, yang meminta untuk bertemu suaminya. Seorang dokter di ruang perawatan intensif setuju karena kondisi Peng memungkinkannya untuk dipindahkan.

(Foto: Weibo)

“Ketika ibu saya melihat ayah saya, dia terus mengatakan ‘pria tua, pria tua’ dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Tubuhnya terlalu lemah,” kata putrinya.

“Pada saat itu, aku mengerti itu mungkin terakhir kalinya mereka bertemu lagi.”

Anak perempuan itu berkata bahwa dia berterima kasih kepada para dokter karena mengijinkan ibunya memenuhi keinginannya, dan itu telah membuatnya sangat terhibur.

Banyak pengguna platform Weibo seperti Twitter mengatakan mereka tersentuh hingga menangis oleh pasangan itu.

“Mereka adalah model cinta sejati,” tulis seseorang.(yn)

Sumber: Asiaone

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular