- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Mereka Meninggalkan Bayinya yang Baru Lahir Setelah Mengumpulkan Lebih dari Rp 170 Juta untuk Perawatan Mereka

Erabaru.net. Bayi kembar yang baru lahir ditemukan di semak-semak oleh polisi, untungnya mereka diselamatkan tepat waktu dan tidak mengalami masalah apa pun.

Mereka ditemukan di Hutan Fenggiu, Provinsi Henan, Tiongkok, pada Jumat lalu sekitar pukul dua sore. Hari itu suhu sangat buruk, mencapai 38 derajat Celcius. Anak-anak memiliki risiko tinggi mengalami dehidrasi.

[1]

Ketika bayi kembar diselamatkan, mereka segera dipindahkan ke Rumah Sakit Rakyat Fengqiu untuk menerima perawatan medis yang diperlukan dan memeriksa kondisi kesehatan mereka.

Menurut rilis berita, orangtua bayi melakukan kampanye penggalangan dana di mana mereka berhasil mengumpulkan 86.000 yuan (sekitar Rp 172 juta) yang diduga untuk menutupi biaya perawatan medis bayi itu.

[2]

Mereka memohon pada orang-orang untuk memberikan sumbangan sejumlah uang yang konon akan digunakan untuk membayar tagihan medis bayinya yang baru lahir. Mereka mengatakan bahwa kedua bayinya menderita penyakit genetik yang serius dan bahwa mereka tidak memiliki sumber keuangan untuk biaya tersebut.

Kampanye penggalangan dana disebarluaskan dalam aplikasi pengiriman pesan instan yang terkenal di Tiongkok bernama WeChat. Menurut outlet media lokal, mereka telah mengumpulkan 86.000 yuan (Rp 170 juta).

[3]

Lebih dari 5.600 orang menyumbang sebagai tanggapan atas permintaan orangtua yang menderita yang diduga berjuang untuk menyelamatkan nyawa anak kembar mereka.

Pasangan itu melaporkan bahwa bayinya dilahirkan dengan berbagai kondisi, di antaranya, komplikasi yang terkait dengan kekurangan oksigen selama kelahiran yang dapat menyebabkan, cerebral palsy, attention deficit hyperactivity disorder, kejang dan gangguan perilaku.

[4]

Dalam tes medis yang mereka lakukan di Rumah Sakit Populer Fenggiu mereka mengkonfirmasi bahwa bayi-bayi itu sakit, walaupun mereka belum memberikan perincian. Mereka memiliki tonjolan di kelopak mata atau di dalam kelopak mata.

[5]

Namun setelah penemuan bayi itu menyebar, orangtuanya dari bayi itu menghubungi pihak kepolisian, dan mengaku sebagai orangtuanya. Dan bayi itu pun dibawa pulang oleh mereka.

Namun banyak orang yang mengatakan itu sangat tidak pantas jika mereka mengizinkan pasangan tersebut untuk pulang bersama anak-anak mereka.(yn)

Sumber: Viralistas

Video Rekomendasi: