Erabaru.net. Gambar-gambar yang menyedihkan dari gajah kurus yang dipaksa bergabung dengan parade 10 hari di Sri Lanka telah telah tersebar. Dan itu telah mengundang kemarahan publik.

Gajah berusia 70 tahun bernama Tikiiri akan mengenakan kostum mewah selama festival Buddha 10 hari sehingga tidak ada yang bisa melihat tulang rusuknya yang menonjol.

Dia akan bergabung dengan 60 gajah lainnya dan dipaksa berjalan bermil-mil setiap malam meskipun kesehatannya sangat buruk.

Gambar yang menyedihkan ini telah dibagikan di seluruh dunia dan ribuan orang telah menandatangani petisi untuk mengakhiri penyalahgunaan hewan ini.

Tikiiri, seekor gajah betina berusia 70 tahun, akan berjalan di samping 60 gajah untuk Festival Perahera di Sri Lanka tahun ini – meskipun tubuhnya lemah dan kesehatannya sangat buruk.

(Foto: Save the Elephant Foundation/Facebook)

Save the Elephant Foundation membagikan gambar-gambar itu sebagai bagian dari Hari Gajah Sedunia dan sebuah petisi online menarik perhatian ribuan orang.

“Tikiiri bergabung dalam parade ini sejak awal selama sepuluh malam berturut-turut, di tengah-tengah kebisingan, kembang api, dan asap,” kata petisi.

“Dia berjalan beberapa kilometer setiap malam sehingga orang-orang akan merasa diberkati selama upacara.”

Tikiiri akan mengenakan kostum yang glamor selama pawai sehingga tidak ada yang akan melihat tubuhnya yang sangat kurus di balik jubahnya.

Tikiri update. Please pray for her. It is too tiring for her to walk and work. On the day we met her the vet said she…

تم النشر بواسطة ‏‎Save Elephant Foundation‎‏ في الخميس، ١٥ أغسطس ٢٠١٩

“Tidak ada yang melihat air matanya, terluka oleh cahaya terang yang menghiasi topengnya, tidak ada yang melihat kesulitannya untuk melangkah ketika kakinya dibelenggu saat dia berjalan,” petisi itu berbunyi.

“Bagaimana kita bisa menyebut ini [festival] berkah, atau sesuatu yang suci, jika kita membuat hidup makhluk lain menderita?”

Petisi ini sudah memiliki hampir 12.000 tanda tangan dengan begitu banyak komentar dari para pecinta hewan yang marah.

Salah satu penandatangan mengatakan, :“Setiap tingkat kekejaman terhadap hewan patut dicela. Tingkat kekejaman ini benar-benar menyedihkan. Saya hanya berharap gajah ini bisa diselamatkan. “

Petisi itu mencakup pesan kepada Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe yang menyerukan agar perlakuan biadab terhadap gajah-gajah ini dihentikan.

(Foto: Change.org)

Manusia. Kita adalah hal terburuk yang terjadi pada planet ini. Kekejaman kita tak terkira. Jika hewan dapat berbicara, kita akan menangis. Jika alam memiliki suara, kita akan bersembunyi karena malu.(yn)

Sumber: Newsner

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular