Erabaru.net. Dua wanita sedang diburu oleh polisi Honolulu, Hawaii, dan AS setelah merusak patung pasir di lobi hotel bintang 5.

Adegan menunjukkan seorang wanita memanjat pagar dan melangkahkan kakinya untuk bisa menjangkau patung. Kemudian wanita berambut pirang itu menarik ke bawah kepala patung dan hancur. Sementara temannya menggunakan telepon untuk merekam gambar. Peristiwa itu terjadi di pintu masuk Hotel Royal Hawaiian.

Patung itu dihetahui hancur sekitar pukul 11:00 malam pada tanggal 12 Agustus lalu.
Dua wanita dalam video itu berusia sekitar 20-an sampai 30-an. Polisi saat ini sedang mencari dua wainta tersebut yang merusak karya seni ini.

Dua wanita diyakini berasal dari Hawaii. (Foto: Departemen Kepolisian Honolulu)

Kohn2 melaporkan bahwa dua wanita itu sekarang telah meninggalkan Pulau Hawaii karena para wisatawan memperhatikan bahwa mereka telah meninggalkan karangan bunga Hawaii kecil di patung itu.

Jill Harris, salah satu pemilik patung pasir ini berbagi bahwa rekannya, Thomas Koet, berada di Hawaii untuk memperbaiki patung itu.

“Sungguh menakjubkan betapa banyak upaya yang diperlukan untuk membangun patung sementara itu terlalu mudah untuk menghancurkannya,” kata Bruce, seorang turis.

(Foto: Departemen Kepolisian Honolulu)

Semua orang di media sosial terkejut melihat tindakan tanpa berpikir gadis-gadis itu.

Satu orang menulis: “Serius, apa yang terjadi pada manusia?”

Orang lain berkata: “Sayangnya, ini adalah masyarakat tempat kita hidup. Orang-orang secara keliru percaya bahwa melakukan hal-hal yang bodoh dan tidak berarti adalah lucu dan imut. ”

Orang lain membenci tindakan ini dan berkata: “Tentunya mereka akan ditangkap. Saya pikir mereka harus dipenjara. Ini mengerikan. Mereka tidak tahu bagaimana menghormati orang lain, waktu mereka, uang mereka, pekerjaan mereka. “

Pengguna lain memposting: “Sangat menyedihkan bahwa karya seni yang indah hancur seperti ini.”

Polisi Honolulu saat ini mencari dua wanita dan berbagi video dari kamera pengawas hotel.(yn)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular