Erabaru.net. Setelah tersambar petir, alih-alih membawa korban ke rumah sakit untuk dirawat, orang-orang malah menimbunya dengan kotoran sapi, menyebabkan mereka mati lemas.

Binod dan Gokula Podh, yang tinggal di Desa Pamara di distrik Sundargarh, negara bagian Odisha, India, pada 25 Agustus pergi ke pasar malam untuk bermain, tetapi sayangnya mereka disambar petir. Meskipun jatuh ke dalam keadaan tidak sadar dan koma, keduanya selamat dari insiden itu.

Namun, alih-alih dengan cepat membawa Binod dan Gokula Podh ke rumah sakit untuk perawatan, penduduk desa memutuskan untuk menyembuhkan mereka dengan metode tradisional.

Secara khusus, orang-orang menimbun tubuh Binod dengan kotoran sapi dan dengan berani menyatakan bahwa cara ini bisa menyelamatkan hidupnya.

Binod ditimbun dengan kotoran sapi oleh orang-orang setelah disambar petir.

Beberapa menit kemudian, Binod berhenti bernapas tepat di depan penduduk desa dan otopsi mengungkapkan bahwa penyebab kematian Binod adalah karena mati lemas. Pada saat ini, orang-orang baru bergegas membawa Gokula, korban satunya ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.

Ini bukan pertama kalinya orang India menggunakan kotoran sapi untuk mengobati akibat tersambar petir petir.

Pada Juni 2018, orang-orang di Kabupaten Rayagada, negara bagian Odisha juga menimbun tubuh Sankara Bisoi (32 tahun) dan Biswanath Majhi (45 tahun) dengan kotoran sapi dan lumpur setelah mereka disambar petir.

 

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Bisoi dan Majhi dikubur seperti itu selama sekitar 30 menit sebelum ditemukan oleh staf medis dan memanggil ambulans. Untungnya, mereka dengan segera mendapat perawatan di rumah sakit, jadi itu tidak mengancam jiwa.

Pada Mei 2017, seorang anak lelaki di Desa Sana Litipuli meninggal setelah anggota keluarganya menimbun dengan kotoran sapi sekitar 40 menit setelah disambar petir.

Dua temannya juga disambar petir, tetapi karena mereka dibawa ke rumah sakit untuk dirawat, mereka selamat.(yn)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular