- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Bocah Berusia 11 Tahun Membuka Restoran Vegetariannya Sendiri: Makanan yang Baik Akan Menarik Minat Banyak Orang

Erabaru.net. Meskipun menderita disleksia, Omari yang berusia 7 tahun pergi ke dapur untuk belajar memasak ketika ibunya jatuh sakit dan 4 tahun kemudian, bocah itu membuka restoran pop-up vegetarian pertamanya.

Bocah yang mengagumkan ini adalah Omari McQueen, berusia 11 tahun yang baru saja membuka restoran pop-up pertamanya. Omari ingin menjadi koki setelah belajar memasak sementara ibunya, Leah menderita serangan migrain.

Meskipun tumbuh dengan pola makan berbasis daging, dia bertekad untuk menjadi vegetarian setelah menonton video olahraga online. Restoran pop-up Omari dengan bangga menyajikan makanan Karibia terbaik, terbuat dari bahan nabati.

Koki kecil yang berbakat ini mempelajari resep dengan menonton video di YouTube dan membedakan rempah-rempah dengan baunya karena ia menderita disleksia.

[1]

Restoran pop-up Omari dibuka di Boxpark, Croydon, Inggris, setelah dia menghubungi eksekutif regional dan mengejutkannya sehingga dia mengijinkan menggunakan ruangan gratis selama seminggu.

“Saya merasa senang bisa membuka restoran. Saya sangat senang dengan hal itu. Saya selalu ingin menjadi koki, ”kata Omari. “Saya harap ada banyak pengunjung dan mereka akan merasa baik.”

Ketika Ibu sakit dan ayahnya harus bekerja, saudara laki-laki Omari akan mengambil peran sebagai juru masak, tetapi dia tidak tertarik pada pekerjaan dapur. Jadi Omari, yang saat itu baru berusia tujuh tahun, mengambil peran itu.

[2]
Seorang koki kecil. (Foto: Kennedy News and Media)

“Saya ingin membuka restoran permanen di Boxpark. Saya pikir itu akan sangat menarik, dan banyak tamu akan datang ke restoran saya. Banyak orang ingin berbicara dengan saya tentang menunya. Saya berharap bahwa saya akan membantu semua orang merasa terhubung. Makanan bisa melakukan itu,” tambahnya.

Leah berbagi bahwa seluruh keluarganya, termasuk saudara laki-laki dan neneknya, akan datang untuk membantu Omari memasak- meskipun ia akan memberikan instruksi ketat seperti kepala koki asli.

Dia berkata: “Omari benar-benar menginspirasi dan kami sangat bangga padanya.”

“Dia serius dengan bisnisnya, tetapi dia masih bocah berusia 11 tahun yang suka bermain game dan bermain sepak bola. Dia tidak memikirkan siapa yang akan datang atau berapa banyak orang yang dia layani- dia tidak tahu sama sekali. Dia hanya ingin melihat orang-orang menikmati makanan yang dia buat. Omari adalah anak yang sederhana. Ia percaya bisa membantu orang lain. Dia menatakan ‘Aku akan mengubah dunia, kamu menontonnya!’ ,” tambah ibunya.

[3]
Keluarga membantunya menjalankan bisnis. (Foto: Kennedy News and Media)

Ayah Omari, Jermaine McQueen, adalah seorang sopir bus. Pasangan ini membantu Omari mengumpulkan uang untuk mimpinya. Mereka memulai dengan patungan untuk membantu resotoran berjalan dengan lancar.

“Itu tentu tidak mudah. Kami bukan keluarga kaya yang melakukan ini untuk putra kami. Kita berasal dari keluarga kelas pekerja yang terdiri dari enam anak, ”kata Leah.

Restoran pop-up

Restoran pop-up adalah jenis restoran yang tidak memiliki komitmen jangka panjang. Sifat jangka pendek dari pop-up memungkinkan koki untuk sepenuhnya bebas dan kreatif di dapur. Pop-up kadang-kadang digunakan sebagai cara untuk mengumpulkan dana oleh kelompok dan komunitas.(yn)

Sumber: dkn.tv

Video Rekomendasi: