Erabaru.net. Kemiskinan dapat muncul di banyak tingkatan dan menjadi bagian dari situasi yang benar-benar mengerikan dan menghancurkan, seperti seorang ibu yang menyemayamkan jenazah putranya di jalan karena dia tidak memiliki rumah untuk ditinggali.

Sonia García, seorang wanita Honduras, terlihat di jalan di negaranya sambil mengawas jenazah putranya yang berusia 29 tahun, yang baru-baru ini meninggal karena demam berdarah.

Sonia bergantung pada kursi roda, tidak punya uang dan berada dalam kondisi sosial yang buruk dan sekarang dia harus menghadapi kematian putranya sendiri.

Sonia membaringkan jenazah putranya di jalan yang sama di mana ia bekerja selama bertahun-tahun untuk mengais rezeki untuk bertahan hidup.

“Aku tidak punya tempat tinggal, itu sebabnya aku menyemayamkan putraku di jalan,” kata Sonia.

Dengan berlinangan air mata wanita itu menceritakan bagaimana penyakit putranya semakin memburuk dan bagaimana ia meninggal di rumah sakit di daerah itu.

“Dia mulai dengan diare dan muntah, kemudian dia sembuh dan dia hanya muntah, kami pergi ke rumah sakit tetapi mereka hanya menyuntik dan menyuruh kami pulang. Setelah kami pergi, putra saya pingsan di pintu masuk rumah sakit, kemudian mereka menerimanya kembali, tetapi itu hanya berlangsung selama empat hari, putra saya meninggal di sana, ”kata ibu Carlos Moisés.

Selain itu, Sonia menyatakan bahwa Carlos yang bekerja untuk mendukung mereka berdua , mencuci mobil,membantu di toko-toko dan dengan apa yang dia peroleh, dia membeli makanan, obat-obatan, popok, dan hal-hal lainnya.

Salah satu teman Sonia menyatakan bahwa ini adalah situasi yang mengerikan, bahwa pemuda itu sangat hormat dan pekerja keras dan bahwa dia merasa sangat sakit melihat dia ibaringkan di jalan.

Setelah beberapa jam dan setelah Sonia mencoba menyentuh peti mati putranya , ia dibawa ke pemakaman daerah itu.

“Betapa sakitnya ibu ini, tidak normal bagi orangtua untuk menangis di jalanan,” kata seorang netizen.(yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular