- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Tubuhnya Terlihat Berotot dan Sehat, Tetapi Pria Berusia 37 Tahun Ini Didiagnosis Menderita Stroke

Erabaru.net. Atlet bodyfitness, yang juga seorang pelatih kebugaran berusia 37 tahun ini, tidak asing di Taiwan. Ini karena, ia sering diundang ke acara televisi.

[1]
(Foto: 筋肉 媽媽 | Facebook)

 
Namun baru-baru ini, istrinya, yang juga seorang pelatih kebugaran, berbagi di halaman Facebook-nya bahwa suaminya didiagnosis menderita stroke, meskipun selama ini terlihat sehat.

今年,對我們家來說,是格外珍貴與特別的中秋節。我們在公園曬太陽、在醫院內一起吃摩斯,兒子在醫院寫功課……都是生活的小事,但是,這就是最幸福的事。能夠全家人,一起平平凡凡的過著生活,看似是你我的每一天,但,差一點,成為我這輩子…

تم النشر بواسطة ‏‎筋肉媽媽 [2]‎‏ في الجمعة، ١٣ سبتمبر ٢٠١٩ [3]

Menurut wanita itu, suatu hari, ketika suaminya sedang menidurkan anaknya, dia masuk ke kamar dan memperhatikan ada sesuatu yang tidak beres dengan suaminya dan memutuskan untuk membawa suaminya ke dokter.

Pada saat itu, suaminya diperintahkan untuk menjalani pemindaian otak. Hasilnya, ia didiagnosis mengidap emboli otak – suatu kondisi pembekuan darah di tempat lain di tubuh yang pecah dan bergerak ke otak melalui aliran darah.

Situasi semakin memburuk ketika suaminya menunjukkan tanda-tanda kristis dan perlu dirawat di unit perawatan intensif (ICU) tetapi itu sama sekali tidak melemahkan wanita yang tegar ini. Dia harus cukup kuat untuk terus menjaga anak-anak dan suaminya.

Pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa lemak dalam darah, kolesterol, tekanan darah, dan kadar lemak visceral pasien adalah normal, tetapi kondisi pasien terkait dengan riwayat kesehatan keluarga – masalah pembekuan darah dan hingga sakarang ibunya minum obat untuk mengendalikan kelancaran pembuluh darah.

[4]
(Foto: 筋肉 媽媽 | Facebook)

Sementara itu, beberapa saudaranya meninggal karena stroke. Salah satunya hanya berusia 20-an.

Pria ini berpikir bahwa olahraga dan kekuatan fisik dapat menjamin kesehatannya, sehingga mereka sering tidur lewat tengah malam, lelah dan kurang tidur. Dapat dipahami bahwa pasien tidak cukup tidur (6 jam sehari), tidur jam 3 pagi, bangun jam 6 pagi.
 
Saat ini, pasien sedang dalam proses pemulihan dan untungnya tubuhnya telah menunjukkan efek positif dan pulih dengan cepat. Mereka sekarang juga mempraktikkan tidur yang cukup dan menjalani kehidupan yang lebih sehat.

Meskipun menghadapi masa-masa sulit, wanita ini cukup beruntung untuk menyelamatkan suaminya dan tidak ada yang lebih membahagiakan mereka daripada kesempatan untuk bersama keluarga lagi.(yn)

Sumber: erabaru.my, 筋肉媽媽|Facebook

Video Rekomendasi: