Erabaru.net. Diskriminasi adalah salah satu perilaku manusia yang berasal dari kurangnya rasa hormat dan toleransi terhadap keragaman kondisi yang mungkin dimiliki seseorang.

Dan, meskipun tidak dapat diterima untuk menerimanya pada usia berapa pun, sangat keterlaluan mengetahui bahwa seorang anak didiskriminasi karena alasan yang tidak masuk akal.

تم النشر بواسطة ‏‎Yoselyn Zapata‎‏ في الثلاثاء، ٢٥ ديسمبر ٢٠١٨

Bagi putra dari Yoselyn Zapata, dari Piura, Peru, festival Hari Ayah di sekolahnya adalah saat putranya bisa berbagi dengan kakeknya, yang telah menjadi figur ayahnya sejak ia muali bisa mengingat.

Ya, itu semua akan tetap sama jika mereka tidak dilarang oleh sekolahnya.

Contigo ❤

تم النشر بواسطة ‏‎Yoselyn Zapata‎‏ في الجمعة، ٢٢ فبراير ٢٠١٩

Zapata mengatakan bahwa di sekolah putranya dilarang ikut berpartisipasi dalam festival karena “tidak memiliki ayah”, meskipun ia sebelumnya menghadiri perayaan yang sama dengan kakeknya.

Setelah berbicara dengan kepala sekolah dan mendapatkan penolakan yang sama, sang ibu memilih untuk mengajukan gugatan.

Siempre juntos 🧜🏽‍♀️🧜🏽‍♂️

تم النشر بواسطة ‏‎Yoselyn Zapata‎‏ في الأحد، ١٠ فبراير ٢٠١٩

Setelah mengajukan ke Indecopi Peru (National Institute for the Defense of Competition and Intellectual Property ), sekolah anak tersebut dikenai dendan sekitar 31.800 dollar, dan tambahan biaya gugatan dan turunan untuk kerusakan yang disebabkan pada anak.

تم النشر بواسطة ‏‎Yoselyn Zapata‎‏ في الثلاثاء، ٢٥ ديسمبر ٢٠١٨

Setelah ini, baik pengacara dan kepala sekolah membuktikan dan menentang sanksi.

Mereka meyakinkan bahwa semuanya telah salah paham dan bahwa mereka tidak pernah menolak untuk menghadiri festival tersebut, karena 30% dari anak-anak yang bersekolah itu adalah anak-anak dari ibu tunggal.

Indecopi sanciona a colegio particular de Piura por discriminar a un escolar

Untungnya, Yoselyn Zapata tidak mengambil langkah mundur dan, selain memindahkan putranya dari sekolah itu, ia meninggalkan permintaannya sebagai catatan sehingga tidak ada anak lain yang akan didiskriminasi lagi dengan cara yang sama seperti anaknya.

Te amo ❤

تم النشر بواسطة ‏‎Yoselyn Zapata‎‏ في الأحد، ١٧ فبراير ٢٠١٩

Tidak diragukan lagi, itu adalah langkah besar yang Yoselyn ambil untuk mengangkat suaranya untuk menuntut keadilan dalam tindakan yang absurd yang sayangnya banyak anak-anak menderita setiap hari, ketika satu-satunya hal yang harus menjadi perhatian mereka pada usia itu adalah untuk bersenang-senang secara maksimal.(yn)

Sumber: Fabiosa.es

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular