Erabaru.net. Terlalu banyak rambut di tubuh wanita selalu dianggap sesuatu yang memalukan dalam masyarakat.

Namun, dengan kecenderungan baru-baru ini untuk mencintai tubuh kita sebagaimana adanya, semakin banyak wanita yang meninggalkan pencukuran atau waxing untuk menjadi “alami”.

Tokoh utama kita hari ini, Dana, 32 tahun, dikenal di media sosial sebagai “Lady Yeti”.

Dia, setelah beberapa tahun berjuang melawan pertumbuhan rambut di seluruh tubuhnya, akhirnya menerima dirinya apa adanya.

(Foto: Instagram)

Dia mulai mencukur kakinya ketika dia berusia 8 tahun, dia selalu merasa “berduri” dan sangat tidak nyaman tentang rambutnya.

(Foto: Instagram)

Bertahun-tahun kemudian pasangannya, Steve, menyadari berapa banyak waktu yang dihabiskannya Dana di kamar mandi, menyarankan agar dia berhenti mencukur rambut tubuhnya.

“Pada awalnya itu sangat menakutkan, karena saya tahu bahwa keluarga saya dan orang asing akan menghakimi saya. Setelah saya mengatasi rasa tidak nyaman saya dan merasa lebih nyaman di kulit saya, itu sesuatu yang melegakan,” katanyan.

(Foto: Instagram)

Dengan pengalamannya, Dana menunjukkan kepada anak-anaknya dan semua orang di sekitarnya bahwa orang berbeda dan harus diterima apa adanya.

(Foto: Instagram)

Dana telah mengatasi ketakutan utamanya: tidak menjadi kurang menarik bagi Steve, hanya karena sekarang kakinya sama berbulu seperti miliknya.

(Foto: Instagram)

Kondisinya disebabkan oleh penyakit yang cukup langka yang diderita sebagian wanita: hirsutisme.

Nicole Jardim, seorang spesialis di bidang kelainan hormon, mengatakan bahwa hal yang paling sulit tentang penyakit ini adalah membuat orang menerima diri mereka sendiri, terlepas dari keputusan mereka untuk bercukur atau tidak.

(Foto: Instagram)

Apa itu hirsutisme?

Hirsutisme adalah peningkatan pertumbuhan rambut pada wanita. Kondisi ini ditandai dengan rambut hitam pekat di ketiak, dada, perut, lengan, kaki dan wajah, yang disebabkan oleh pewarisan atau kelebihan hormon pria.

(Foto: Instagram)

Alasan medis lainnya untuk pengembangan hirsutisme meliputi:

  • Sindrom ovarium polikistik.
  • Hiperplasia adrenal kongenital.
  • Obesitas
  • Beberapa obat.
(Foto: Instagram)

Hirsutisme bukanlah kondisi yang berbahaya, tetapi dapat memengaruhi gaya hidup karena ketidaknyamanan psikologis.

Namun, tokoh utama dari kisah ini menunjukkan bahwa adalah mungkin untuk menemukan harmoni dan kebahagiaan, dengan menerima dirinya apa adanya, bukankah begitu? (yn)

Sumber: Febiosa.es

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular