Erabaru.net. Seorang pecinta anjing di Kamboja membayar 350 dollar (sekitar Rp 4,9 juta) kepada seorang pedagang untuk menyelamatkan 9 anjing yang akan dijadikan sebagai santapan.

Sam Phannarith sedang mengemudi di sebuah jalan di Siem Reap, Kamboja, ketika dia melihat anjing-anjing berjejalan di dalam kandang sempit yang ditempatkan di belakang sepeda motor pada 18 September lalu.

Phannarith mendekati pedagang itu setelah dia turun dari bus. Phannarith memberikan uang kepada pedagangn itu sehingga lelaki tesebut membuka kandang untuk membebaskan anjing-anjing di dalamnya.

Pedagang itu berencana untuk menjual anjing-anjing ini di desa-desa sekitarnya. Dia bahkan juga membawa panci-panci logam di sepeda motornya.

Phannarith menegosiasikan harga 350 dollar (Rp 4,9 juta) untuk membeli sembilan ekor anjing dan pedagang itu setuju untuk membebaskannya.

Setelah kandang dibuka, anjing-anjing merangkak mencari jalan keluar, dan kemudian satu demi satu, melompat keluar dari kandang dan berlari.

“Aku tidak tahan dengan gagasan bahwa anjing akan segera menjadi makanan manusia, jadi aku membelinya seharga 350 dollar dan aku senang,” kata Phannarith. “Ini pembayaran yang tepat. Sekitar 40 dollar untuk membantu mereka hidup dan bebas.”

Phannarith berharap orang lain akan melihat apa yang dia lakukan dan berpikir lebih banyak tentang berhenti makan daging anjing.

“Aku akan melakukan hal yang sama lagi. Jika saya melihat banyak anjing ditangkap untuk diambil dagingnya, saya akan membayar mereka untuk dibebaskan, ” katanya.

Anjing adalah hidangan populer di daerah pedesaan di Thailand utara, Vietnam, Kamboja, Korea Selatan dan beberapa bagian di Tiongkok. Di Vietnam saja, 30 juta anjing dibunuh setiap tahun untuk makanan manusia, menurut Daily Mail.

Penduduk setempat suka makan daging dan kadang-kadang mereka percaya itu bisa menjadi obat untuk penyakit. Permintaan daging anjing telah meningkat, dan kasus pencurian anjing.(yn)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular