oleh Zhu Ying

Pada 10 Oktober lalu, pada Kamis malam sebuah jembatan layang yang masuk Jalan Raya Nasional no. 312 di kota Wuxi, Jiangsu, Tiongkok, tiba-tiba ambruk. 

Sedikitnya 3 unit kendaraan yang sedang melaju di bawahnya tertimpa jembatan yang ambruk itu. Menurut laporan media Tiongkok yang dikutip oleh NTDTV.com, Ada korban dari kendaraan yang tergencet. Akan tetapi jumlah korban belum dapat diketahui secara tepat.

Pengemudi dari sebuah mobil yang berada tak jauh dari TKP, merekam kejadian tersebut. Panjang dari potongan jembatan yang ambruk itu kira-kira 200 meter, tetapi tiang penyangganya tidak roboh. 

Dari rekaman video dapat terlihat, sedikitnya 3 unit kendaraan yang sedang melaju di bawah jembatan tergencet. Darah juga mengalir  menggenangi bawah mobil. 

Hingga pukul sebelas malam setelah kejadian itu, pihak berwenang setempat masih belum mengumumkan jumlah pasti korban dalam kecelakaan itu. 

Dilaporkan bahwa ada 1 orang korban yang dibawa ke rumah sakit untuk diselamatkan, tetapi tidak diketahui sejauh mana apakah ia selamat atau tidak.

Jalan-jalan di dekat TKP langsung diblokir oleh pihak berwenang. Dampaknya membuat kemacetan jalan  hingga 5 kilometer.  Media penyiaran lokal telah menyerukan agar kendaraan yang bermaksud melewati jalur tersebut agar beralih ke jalan lain.

Menurut laporan media Tiongkok ‘National Business Daily’, proyek perluasan Jalan Raya Nasional no. 312 mulai dibangun pada bulan September 2003 dan selesai pada bulan Juni 2005. Namun, hingga bulan November tahun yang sama baru diadakan serah terima. 

Stasiun Pengawasan Kualitas Rekayasa Lalu Lintas Wuxi telah memberikan rekomendasi memenuhi syarat bagi pembangunannya.

Usai kejadian, otoritas setempat mengumumkan melalui agen propaganda resmi, bahwa ketika jembatan runtuh, sebuah truk dengan badan yang diperpanjang melaju di atas jembatan dengan membawa beban lebih 187 ton baja. Getaran yang disebabkan oleh kelebihan muatan  menyebabkan jembatan runtuh. 

Tapi netizen Tiongkok tampaknya tidak setuju dengan pernyataan pihak berwenang. Di komunitas jaringan daratan, banyak netizen Tiongkok yang mencurigai bahwa jembatan itu adalah proyek abal-abal. (Sin/asr)

Share

Video Popular