Erabaru.net. Tayangan serial terbaru kartun komedi populer dari Amerika Serikat South Park dengan episode ‘Band in China,’ dilarang oleh Komunis Tiongkok. 

Untuk diketahui, Serial ini diedarkan dan ditayangkan oleh Comedy Central sejak 1997 silam.  Seri ini menceritakan pengalaman empat anak Sekolah Dasar yang tinggal di suatu kota kecil di South Park, ColoradoSedangkan episodenya yang berjudul Best Friends Forever, meraih Penghargaan Emmy pada tahun 2005 dalam kategori Program Animasi Terbaik.

Melansir dari The Epochtimes,  alur cerita kartun terbaru itu menyentuh topik-topik yang sensitif secara politis bagi rezim Komunis Tiongkok seperti soal Hollywood. Ceritanya merujuk kepada sensor Komunis Tiongkok sebagai imbalan atas akses pasar. 

Serial itu juga menyindir pelanggaran HAM Komunis Tiongkok, seperti pengambilan organ secara paksa dan pembunuhan di luar proses hukum.

“Xi sama sekali tidak mirip Winnie the Pooh. Saksikan episode 300 kami,” demikian tulisan penulis South Park, Trey Parker dan Matt Stone  dalam sebuah pernyataan pada 7 Oktober.

“Seperti NBA, kami menyambut sensor Tiongkok ke rumah kami dan ke dalam hati kami,” demikian bunyi pernyataan itu. 

“Kami juga mencintai uang lebih dari kebebasan dan demokrasi,” tambah pernyataan resminya. 

Di akhir pernyataan, Parker dan Stone membuat lelucon dengan menyebutkan : “Hiduplah Partai Komunis Tiongkok yang agung. Semoga panen sorgum musim gugur menjadi melimpah! Kita baik-baik sajakah sekarang Tiongkok? ”

Tulisan Parker dan Stone merujuk terkait cuitan  manajer umum klub Houston Rockets, Daryl Morey yang menyebabkan semua produk terkait Rocket dikeluarkan dari toko online terbesar Tiongkok, Taobao, pada 7 Oktober. 

Dalam cuitannya, Morey menyuarakan dukungan untuk para pengunjuk rasa Hong Kong.  Seruan untuk demokrasi itu, menarik kemarahan rezim komunis Tiongkok. Kontroversi itu juga disorot oleh media internasional. Pejabat AS mengecam NBA karena menyebut komentar Morey dengan pernyataan “disesalkan.”

South Park mengalami perlakuan yang sama. Pada layanan streaming Tiongkok, Youku, yang dikuasai oleh raksasa internet Tiongkok Alibaba, semua tautan ke klip dan episode, acara tidak lagi berfungsi, seperti dilaporkan oleh Hollywood Reporter.

Di Tieba Baidu, platform diskusi online terbesar di Tiongkok, tidak ada unggahan yang berkaitan dengan episode South Park yang diizinkan. 

Diskusi South Park yang ada juga dibatalkan, dengan hanya menampilkan pesan yang menyampaikan kepada pengguna: “Menurut undang-undang dan peraturan yang relevan, bagian ini untuk sementara tidak terbuka.” Di Zhihu, Douban, Bilibili, dan media sosial Tiongkok lainnya, South Park menjadi topik yang disensor, dengan pencarian tidak ada informasi.

Band Vs Pelarangan

“Band in China” adalah episode kedua dari musim kedua puluh tiga South Park, yang ditayangkan perdana di Amerika Serikat pada 2 Oktober lalu.

Dalam episode itu, ayah Stan Marsh, Randy, pergi ke Tiongkok untuk memperluas bisnis ganja. Segera setelah mendarat, Randy ditahan dan dihukum penjara karena ganja ditemukan dalam kopernya.

Selama di penjara, Randy menyaksikan praktek kerja paksa, penyiksaan, “pendidikan ulang,” serta praktik eksekusi singkat. 

Sementara itu, Randy bertemu sesama tahanan Winnie-the-Pooh dan Piglet.  Mereka ditahan karena mereka dilarang di Tiongkok. Itu setelah meme internet yang membandingkan pemimpin Tiongkok Xi Jinping dengan  beruang Pooh versi Disney yang populer. 

Akhirnya, Randy membunuh Pooh dengan imbalan bisnis ganjanya dilegalkan di Tiongkok. Kembali ke rumah, seorang produser musik ingin membuat film biografi tentang band Stan. 

Tetapi band itu segera mengetahui bahwa mereka harus mengedit hidup mereka.  Tujuannya, untuk membuat film tersebut dapat dipasarkan di Tiongkok karena sensor Komunis Tiongkok.

Dalam satu adegan, Stan menyarankan kepada anggota band Eric Cartman, bahwa ia dapat dengan mudah mendapatkan transplantasi hati. Dikarenakan, Cartman kecanduan narkoba. 

Tetapi produser musik dengan cepat mengintervensi. Ia mengatakan bahwa Beijing tidak akan menyetujui penyebutan transplantasi organ apa pun. Dikarenakan, penelitian internasional yang membenarkan bahwa rezim Tiongkok melakukan pengambilan organ yang direstui oleh negara dari tahanan hati nurani. 

Pada akhirnya, Stan berubah pikiran selama pembuatan film dan memutuskan untuk tidak berkompromi dengan Tiongkok.

Tema penyuapan, pengambilan organ secara paksa, penyiksaan dan pembunuhan di penjara, kerja paksa, dan Winnie-the-Pooh adalah topik yang telah lama dilarang dari diskusi publik oleh Komunis Tiongkok. (asr)

Share

Video Popular