Erabaru.net. Wanita Philipina terpaksa mengenakan pakainya berlapis-lapis karena tas yang dia bawa kelebihan 2 kg.

Gel Rodrigeuz pada tanggal 2 Oktober di Facebooknya mengatakan bahwa staf check-in bandara melaporkan bahwa tas bawaannya berbobot lebih dari 9 kg, sementara setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa 7 kg di pesawat.

Ilustrasi. (Foto: pixabay)

Alih-alih membayar kelebihan bagasi, Rodrigeuz datang dengan ide yang cemerlang, mengenakan semua pakaian yang kelebihan, termasuk tiga celana panjang, lima kemeja, dua mantel.

Dengan mengenakan semua pakaian, tas bawaan Rodrigeuz berkurang menjadi 6,5 kg dan dia diizinkan naik. Gadis muda itu dengan bangga mengambil foto di bandara untuk memamerkan gayanya dengan tagar #ExcessBaggageChallenge Accepted.

mengenakan pakaian
Gel Rodrigeuz memotret di bandara, mengenakan pakaian berlapis-lapis. ( Foto: Facebook)

Postingan Rodrigeuz telah dibagikan lebih dari 17.000 kali. Banyak orang mengucapkan selamat atas idenya yang membantunya bisa berhasil.

Namun, tidak semua orang seberuntung Rodrigeuz. Tahun lalu, seorang seniman Inggris bernama Ryan Hawaii diusir dari pesawat karena mencoba melakukan hal yang sama. Ryan mencoba naik ke pesawat British Airways sambil mengenakan 10 kemeja, 8 celana, dua kali lipat jumlah pakaian Rodrigeuz. Polisi dipaksa bertindak karena reaksi Ryan terhadap penolakan staf bandara.

Bahkan ketika staf mengatur penerbangan Ryan dengan maskapai lain, kapten masih bersikeras dia melepas pakaiannya sebelum naik.(yn)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular