Erabaru.net. Taiwan adalah negara yang terkenal dengan orang-orang yang hangat, kisah di bawah ini akan membuktikannya.

Ceritanya tentang seorang wanita TKW asal Indonesia berusia 43 tahun (nama tidak disebutkan) yang datang ke Taiwan untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Selama 9 tahun ia bekerja, tugas utamanya adalah merawat lansia di rumah. Setelah kontak lama dengan wanita tua itu, pembantu ini menganggapnya sebagai orangtuanya, lantas merawat dengan sepenuh hati, serius.

Sampai suatu saat, lansia yang sudah lanjut usia dan kesehatan yang lemah akhirnya meninggalkan dunia. Masuk akal jika pembantu itu ingin mencari majikan baru, tetapi saat ini ia mendapati bahwa dirinya menderita penyakit paru-paru, dan penyakitnya cukup parah. Sendirian di negeri asing, dia sangat khawatir karena dia tidak tahu harus bagaimana.

Ilustrasi. (Foto: Commonhealth)

Menurut SET News, Dr. Do yang menangani wanita tersebut, mengatakan, ketika pembantu itu mengetahui bahwa dia menderita penyakit paru-paru yang parah sangat ketakutan dan khawatir, karena dia tidak memiliki kerabat di Taiwan. Pada saat ini, dokter Do menghubungi majikan sebelumnya dan pada saat itu wanita ini merasakan kehangatan cinta di negeri asing.

(Foto: Dr. Do/Facebook )

Dr. Do menceritakan bahwa, ketika ia memberi tahu kondisi pasien kepada mantan majikannya, ia hanya berharap menerima sedikit bantuan dari mereka, tanpa diduga ketika ia mendengar berita itu, keluarga mantan majikannya segera pergi ke rumah sakit, dan mengatakan kepadanya,: “Kami adalah anggota keluarganya, silakan gunakan perawatan medis terbaik, biaya rumah sakit dan biaya lain yang akan kami bayarkan.”

Yang lebih menyentuh adalah bahwa mereka tidak hanya harus membayar biaya pengobatan, keluarga mantan majikan wanita iut juga bergantian pergi ke rumah sakit untuk merawatnya. Selama 24 jam, seseorang selalu berada di sisinya.

Dr. Do kemudian menjadi penasaran dan bertanya kepada salah satu anggota keluarganya, mengapa dia mau merawat mantan pembantunya dengan begitu baik? Pria ini menjawab, karena selama 9 tahun terakhir wanita itui telah mendedikasikan untuk merawat orang yang mereka cintai, yang semuanya telah mereka tinggalkan dalam hati mereka dan tidak pernah dilupakan. Ketika mereka mendengar pembantu yang sakit itu khawatir dan ingin merawatnya dengan baik.

Ilustrasi.

Saat ini, di bawah perawatan yang baik dari keluarga mantan majikannya, wanita itu telah sehat dan dapat pulang. Banyak pekerja migran yang datang ke rumah sakit ketika mereka mengetahui kisah itu juga berbagi,: “Taiwan adalah negara tidak hanya dengan pemandangan yang indah tetapi juga penuh cinta.”

Harapan adalah sama di mana-mana, orang dengan orang lain dapat saling memperlakukan dengan tulus.(yn)

Sumber: dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular