oleh Zheng Gusheng -NTDTV.com

Sebelumnya telah tersiar berita di media Inggris bahwa Beijing sedang bersiap-siap untuk mengganti Kepala Eksekutif Hongkong Carrie Lam. Ada yang menyebutkan bahwa alasannya adalah untuk mewakili ‘gagasan suatu golongan’. 

Baru-baru ini, Xi Jinping bertemu Carrie Lam di Shanghai. Xi mengatakan bahwa dirinya ‘menaruh kepercayaan tinggi’ terhadap Carrie Lam. Xi juga  menekankan agar ia dapat melanjutkan upaya menghentikan kerusuhan yang sedang terjadi di Hongkong.

Media corong komunis Tiongkok ‘Xinhua’ pada 4 November melaporkan bahwa, Xi Jinping yang menghadiri Shanghai Expo Kedua di Shanghai telah bertemu dengan Carrie Lam. Setelah mendengar laporan tentang situasi terkini di Hongkong, Xi Jinping memberi pengakuan penuh kepada Carrie Lam dalam upaya memulihkan stabilitas politik gegara revisi undang-undang  ekstradisi yang berlangsung selama 5 bulan. Xi mengatakan : “Pemerintah pusat menaruh kepercayaan tinggi terhadap Anda”.

Dalam pertemuan itu, Xi Jinping sekali lagi menekankan perlunya dengan teguh hati untuk menghentikan kerusuhan yang terjadi agar secepatnya memulihkan ketertiban. Xi memberikan petunjuk-petunjuk mengenai tugas yang paling penting bagi Hongkong.  

Pada saat yang sama, juga perlu melaksanakan komunikasi dengan masyarakat demi meningkatkan taraf hidup penduduk Hongkong. Xi juga meminta segenap masyarakat di Hongkong secara lengkap dan akurat mengimplementasikan Satu Negara Dua Sistem serta Hukum Dasar Hongkong. Hal demikian demi mempertahankan kemakmuran dan stabilitas Hongkong.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Ding Xuexiang, direktur Kantor Pusat Partai Komunis Tiongkok dan Yang Jiechi Wakil Kepala Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok Hongkong dan Macau, serta Wang Yi, Zhao Kezhi dan lainnya menghadiri pertemuan tersebut.

Beberapa hari lalu, ‘Financial Times’ melaporkan bahwa Beijing sedang mempertimbangkan penggantian Carrie Lam sebelum bulan Maret tahun depan. Selain itu, berencana menunjuk seorang Kepala Eksekutif Sementara untuk menggantikannya. 

Laporan tersebut pernah menarik perhatian di dalam dan luar negeri. Oleh karena itu, Pengakuan Xi Jinping ini dengan cepat memicu reaksi dari media Hongkong.

Sebagaimana dilaporkan oleh media Hongkong bahwa Carrie Lam juga akan berkunjung ke Beijing untuk menghadiri pertemuan dengan para dewan di Distrik Guangdong, Hongkong, dan Macau pada 5 November. Carrie Lam diterima oleh Kepala Komite Pusat pada tanggal 6 november. Ia akan diwawancarai oleh Han Zheng, kepala Kelompok Koordinasi Pusat untuk Urusan Hongkong dan Macau. Ini akan menjadi pertemuan publik pertama Han Zheng dengan Carrie Lam.

Para pengamat memperkirakan, Beijing tiba-tiba mengeluarkan pernyataan yang mengakui kinerja Carrie Lam. Mungkin berkaitan dengan upaya untuk menampik kabar angin soal penggantian Carrie Lam. 

Ketika kabar angin itu beredar media resmi pemerintah Hongkong mengutip analisis melaporkan, bahwa itu mungkin mewakili gagasan faksi tertentu di Beijing. Laporan juga menyebutkan bahwa penunjukan kepala eksekutif sementara itu, bertentangan dengan aturan yang ditetapkan dalam Hukum Dasar Hongkong.

Carrie Lam mundur dari jabatannya merupakan salah satu tuntutan rakyat Hongkong yang disampaikan lewat unjuk rasa damai. Beijing mempertahankan Carrie menunjukkan bahwa Beijing menolak untuk berkompromi. Memperkuat kontrol terhadap Hongkong adalah salah satu keputusan yang dihasilkan lewat Pleno Keempat yang baru saja berakhir.

Namun demikian, ada juga komentator yang percaya bahwa penegasan Beijing terhadap Carrie Lam tidak berarti bahwa ia tidak akan digantikan. Hal demikian mungkin hanya cara Beijing menjaga stabilitas melalui  paradoks. 

Pada tahun 2005, mantan Kepala Eksekutif Hongkong Tung Chee-hwa mengundurkan diri sebelum masa jabatan berakhir, karena gelombang protes gara-gara Pasal ke-23 Hukum Dasar Hongkong. Ketika itu Beijing juga secara terbuka menyatakan afirmasi terhadap dirinya. (Sin/asr)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular