Erabaru.net. Seorang ibu berusia 36 tahun sangat kesal karena putranya tidak dapat memahami bagaimana menyelesaikan masalah matematika saat mengerjakan pekerjaan rumah sehingga ia menderita serangan jantung.

Seorang ibu di Tiongkok, 36 tahun, bermarga Wang, pada 1 November lalu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat serangan jantung saat mengajari putranya yang berusia 9 tahun mengerjakan pekerjaan rumah. Dia tampaknya menjelaskan masalah matematika kepadanya dan menjadi sangat frustrasi sehingga dia tidak bisa menahan emosinya.

Ilustrasi. (Foto: Cegoh / Pixabay)

“Saya sudah menjelaskannya kepadanya berkali-kali, tetapi dia masih belum mengerti. Saya sangat marah sehingga bisa meledak, ”kata Wang kepada wartawan Tiongkok. “Tiba-tiba, jantungku berdebar dan aku tidak bisa bernapas dengan benar.”

Untungnya, Wang dengan cepat menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dengan dirinya dan dia memanggil suaminya, yang mengantarnya ke rumah sakit. Para dokter di sana mendiagnosis ibu muda itu dengan infark miokard, yang biasa dikenal dengan serangan jantung, dan mengatakan bahwa dia beruntung bisa sampai di rumah sakit begitu cepat.

“Dia menangkapnya tepat waktu. Jika ada penundaan, dia bisa menderita gagal jantung, ”kata Dr. Yang Xiaoxue.

(Foto: Weibo)

Wang, yang dilaporkan membantu putranya mengerjakan PR setiap hari, mengakui bahwa dia sering merasa kesal dengan kesulitan putranya untuk memahami beberapa hal yang dia jelaskan, tetapi tidak pernah membayangkan bahwa amarahnya akan memiliki konsekuensi parah bagi kesehatannya. Dia masih memulihkan diri di rumah sakit.

Perlu dicatat bahwa walaupun frustrasi dan amarah mungkin telah memicu serangan jantung, itu mungkin juga memiliki penyebab mendasar lainnya, seperti pola makan yang buruk dan gaya hidup yang menetap.

“Ini cenderung terjadi pada orangtua yang lebih muda. Jika itu bukan karena diet yang tidak seimbang, maka itu disebabkan oleh emosi psikologis. Sebagian besar pasien yang memiliki masalah ini adalah ibu-ibu muda, ”kata Dr. Xiaoxue.(yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular