Erabaru.net. Bocah Belgia berusia 9 tahun, Laurent Simons, tidak hanya memiliki IQ 145 tetapi juga memiliki kecepatan belajar cepat yang membuat orang sangat terkejut.

Dia lulus SMA musim panas lalu, dan hanya butuh satu tahun untuk mendapatkan gelar sarjana teknik elektronik dari Eindhoven University of Technology. Selanjutnya, bocah itu akan terus belajar untuk mendapatkan gelar master, dan secara bersamaan akan belajar kedokteran.

Kakek dan nenek Simons selalu merasa bahwa cucu mereka memiliki bakat alami. Pada awalnya, orangtuanya berpikir bahwa kakek neneknya sangat mencintainya, jadi dia melebih-lebihkan bakatnya, tetapi segera setelah itu, mereka juga menemukan bahwa Simons benar-benar istimewa.

Untuk memahami bakat anak itu, para guru memberinya banyak tes dan hasilnya adalah Simons seperti spons yang menyerap air, dapat menyerap pengetahuan dengan kecepatan yang sangat cepat.

Pada Juni 2018, Simons lulus dari sekolah menengah, hanya perlu waktu satu setengah tahun untuk menyelesaikan kuliah 6 tahun. Simons memiliki dua bulan sebelum kuliah, Universitas Teknologi Eindhoven juga mengizinkannya menyelesaikan studinya lebih awal.

Sjoerd Dean Hulshof mengatakan: “Kami akan bergantung pada persyaratan khusus siswa untuk mengubah program, seperti mendukung siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan fisik dan olahraga sekolah.”

Hulshof mengatakan bahwa Simons luar biasa, ia juga siswa dengan kecepatan belajar tercepat di jurusan, bahkan mahasiswa saat ini tidak ada yang menandingi kecepatan anak itu. Tidak hanya memiliki kecerdasan yang luar biasa, anak itu juga memiliki hati yang jujur, masa depan pasti akan memiliki jalur pengembangan yang terbuka.

Simons sangat tertarik dengan teknik listrik, dan juga ingin mengambil beberapa jurusan medis. Ada banyak universitas terkenal di dunia yang mengundang Simons untuk belajar, tetapi ia belum memutuskan di mana ia akan belajar untuk mendapatkan gelar master.

Ayah Simons mengatakan: “Bagi anak laki-laki itu, belajar bukanlah masalah, kami pikir penting untuk meneliti dan bagaimana memanipulasi pengetahuan dan menemukan banyak hal baru.”

Keluarga Simons menghormati pilihan anak itu, dan mereka juga berharap dia dapat menikmati masa kecilnya, tidak ingin dia berada di bawah tekanan terlalu banyak.

“Kami tidak ingin dia hidup terlalu serius. Semoga, Simons dapat sepenuhnya menikmati kepolosan masa kecil, tidak ingin dia memiliki terlalu banyak tekanan. Kami ingin dia menemukan keseimbangan dalam bakat bawaannya dan kondisi anak mudanya, ” ujar ayahnya.

Simons tidak ada bedanya dengan anak-anak lainnya, biasanya juga suka bermain-main dengan telepon, dan juga suka bermain dengan anjingnya Sammy. Yang sedikit lebih istimewa adalah bahwa Simons memiliki visi yang jelas tentang masa depannya. Dia berpikir tentang apa yang harus dilakukan di masa depan.

Simons sedang menyelesaikan hal dan kemudian memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tapi pertama-tama, dia dan orangtuanya sedang mempersiapkan liburan panjang di Jepang.

Simons datang dari keluarga dokter, banyak juga yang penasaran mengapa bocah itu begitu pintar, tetapi kedua orangtuanya tidak tahu alasannya, ibunya bercanda berkata,: “Mungkin itu karena ketika saya makan terlalu banyak salmon selama kehamilan.”(yn)

Sumber: dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular