Erabaru.net. Penderita diabetes perlu tahu bahwa banyak buah-buahan dan makanan berkadar gula tinggi yang jika mereka konsumsi dapat meningkatkan kadar glukosa dalam tubuh.

Pisang dianggap sebagai salah satu buah yang bergizi, yang mengandung banyak vitamin dan mineral bersama dengan protein dan antioksidan.

Mereka adalah sumber karbohidrat sehat yang baik dan menggantikan camilan yang lezat dan penuh tenaga.

Pisang yang matang rasanya manis, yang sering membuat penderita diabetes berpikir apakah itu baik untuk kesehatan mereka atau tidak.

Untuk menghilangkan keraguan ini, mari kita pelajari manfaat pisang bagi kesehatan.

(Foto: Pixabay)

 

Nilai gizi pisang

1 pisang kecil (101 gr) mengandung energi 89,9 kkal, air 74,91 gr, protein 1,1 gr, karbohidrat 23,1 gr, serat makanan 2,63 gr, kalsium 5,05 mg, magnesium 27,3 mg, besi 0,26 mg, zat besi 362 mg, kalium 22,2 mg, fosfor 0,152 mg , seng 1,01 mcg, selenium 20,2 mcg, folat , dan vitamin A, E, K, B1, B2, B3 dan B6.

Kaitan antara pisang dan diabetes

Menurut sebuah penelitian, serat yang ada dalam pisang belum matang membantu mengurangi glikemia, yang pada gilirannya mencegah atau mengobati diabetes tipe 2.

Ini juga membantu dalam pengelolaan penyakit gastrointestinal, membantu dalam mangendalikan berat badan, menangani komplikasi ginjal dan hati, dan mencegah penyakit kardiovaskular dan banyak penyakit kronis lainnya.

Selain itu, pisang memiliki indeks GI rendah yang mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba setelah dikonsumsi.

Ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat, ia dapat diubah menjadi glukosa oleh insulin yang diproduksi oleh pankreas, yang kemudian diubah menjadi energi.

Bagi penderita diabetes, karena resistensi insulin, kadar glukosa melonjak karena ketidakmampuan tubuh untuk mengubahnya menjadi sumber energi. Itu sebabnya penderita diabetes harus membatasi asupan karbohidrat mereka untuk mengelola kondisi tersebut.

Poin yang disebutkan di atas menjelaskan bahwa bukan pisang yang menyebabkan peningkatan atau penurunan glukosa dalam tubuh, tetapi total asupan karbohidrat.

Jika penderita diabetes mengonsumsi pisang dalam sehari yang mengandung 23,1 g karbohidrat, mereka dapat mengatur jumlah kalori dengan menghindari makanan kaya karbohidrat lainnya.

Dengan cara ini, penderita diabetes juga akan bisa mendapatkan manfaat nutrisi dari pisang.

Perlu diketahui, karbohidrat sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap normal, sehingga tidak dapat sepenuhnya dibatasi dalam diet.

Pisang dianggap aman bagi penderita diabetes selama mereka mengonsumsi dalam jumlah terbatas mengingat kondisi kesehatannya.

(Foto: Pixabay)

Bagaimana pisang bermanfaat untuk penderita diabetes?

Pisang aman untuk diabetes karena alasan berikut:

Serat: Serat makanan dalam pisang memperlambat penyerapan karbohidrat oleh tubuh, yang pada gilirannya, memperlambat proses pencernaan. Ini mencegah kenaikan glukosa secara tiba-tiba dalam darah, sehingga mengendalikan kondisi diabetes.

Pati resisten : Jumlah pati resisten (pati yang tidak tercernak) yang baik dalam pisang belum matang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengelola kenaikan glukosa setelah makan. Ini adalah jenis pati yang meningkatkan status glikemik dalam tubuh dan tidak mudah rusak, sehingga mencegah lonjakan glukosa darah secara tiba-tiba.

Vitamin B6: Neuropati diabetik adalah suatu kondisi di mana saraf mengalami kerusakan karena gula darah tinggi. Jenis diabetes semacam itu dapat menyebabkan kekurangan vitamin B6. Karena pisang mengandung vitamin B6, pisang ini efektif untuk neuropati diabetik.

(Foto: Pixabay)

Cara makan pisang bagi penderita diabetes

  • Disarankan makan pisang yang belum matang dibandingkan dengan yang sudah matang, karena pisang yang belum matang memiliki indeks glikemik rendah.
  • Pilih pisang kecil untuk membatasi kandungan karbohidrat.
  • Bahkan jika Anda makan pisang berukuran sedang, pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah seperti ceri dan jeruk bali dan makanan tanpa atau sedikit berkarbohidrat seperti telur dan ikan.
  • Jika Anda menyukai pisang, makanlah beberapa iris dalam sehari. Bahkan Anda dapat menaburkan bubuk kayu manis pada irisan pisang.
  • Hindari produk di pasaran berbahan pisang seperti keripik pisang.

Artikel ini hanya sekedar informasi, untuk lebih amannya Anda tetap harus konsultasi dengan dokter.(yn)

Sumber: boldsky

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: NEWS SEHAT

Video Popular