Erabaru.net. Desa Zhongdong , desa gua terakhir di Tiongkok yang hampir terpisah dari dunia luar.

Menurut New York Times, di masa lalu, karena menghindari perang, penduduk Desa Miao pindah ke sebuah gua di Provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya. Mereka tinggal di sini selama bertahun-tahun dan tidak punya niat untuk keluar. Namun, ada pendapat lain bahwa orang-orang Miao telah tinggal di gua ini selama ribuan tahun sebelumnya.

Bagia luar Desa Zhongdong (Foto: Avantgardica)

Ini adalah salah satu daerah termiskin di Tiongkok. Satu-satunya hubungan dengan dunia luar hanya melalui jalur gunung, dan dibutuhkan sekitar satu jam untuk berjalan melalui lembah.

Luas gua ini hampir seukuran empat stadion. Gua itu sangat besar sehingga bisa membuat rumah kayu atau bambu, membentuk desa kecil rahasia.

(Foto: New York Times)

Orang-orang di sini menanam jagung, millet, dan sayuran di kaki gunung dan memelihara ternak. Air disimpan dalam wadah. Rumah-rumah dibangun dari bambu dan tanpa atap, karena gua itu awalnya adalah tempat perlindungan yang hangat dan kering.

Mereka memelihara ternak dan unggas di gua-gua. (Foto: Carsten Peter)

Menurut The vintage news, pada tahun 2002, seorang pengusaha Amerika dan dermawan mengunjungi desa dan membantu listrik di sana. Dia juga membantu membangun kamar mandi dan sekolah kolektif. Namun, sekolah itu kemudian ditutup oleh pihak berwenang, dan anak-anak dikirim ke sekolah berasrama dua jam perjalanan.

(Foto: Metro)
Bahkan tempat ini memiliki lapangan basket.  (Foto: Bored Panda)

Selama 20 tahun terakhir, desa ini secara bertahap memperpendek jarak dari kehidupan luar. Jumlah wisatawan terus meningkat. Mereka datang untuk mengalami apa yang digambarkan oleh media sebagai desa gua terakhir yang memiliki penduduk tetap di Tiongkok. Oleh karena itu, orang-orang di sini membiarkan wisatawan menyewa kamar untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Banyak orang ingin mengunjungi desa gua terpencil ini. (Foto: New York Times)

Anak-anak kecil dikirim ke sekolah asrama. Selama seminggu, di gua hanya terdengar suara ayam dan sapi. Jumat sore, Anda akan mendengar tawa mereka.

Pada akhir pekan, anak-anak akan pulang dari sekolah untuk membantu pekerjaan rumah tangga. (Foto: New York Times)

Pihak berwenang setempat sangat bersemangat bahwa orang-orang di Desa Zhongdong akan pindah ke tempat baru di dekatnya. Pemerintah bahkan menawarkan dana pendukung hampir 10.000 dollar ( sekir Rp 139 juta) per orang, tetapi hanya 5 keluarga yang setuju untuk pindah untuk memulai kehidupan baru.

18 rumah tangga lainnya ingin tinggal di gua karena mereka tidak ingin kehilangan tanah asli mereka dan hubungan sejarah dengan gua. Beberapa penghuninya sudah lanjut usia, mereka tidak berbicara bahasa Mandarin, mereka terbiasa dengan gaya hidup yang lambat dan santai dan tidak ingin meninggalkan komunitas mereka.(yn)

Sumber: dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular