Erabaru.net. Seekor kanguru terlihat sedang mendinginkan tubuhnya di kolam belakang sebuah rumah di wilayah Australia yang dilanda kebakaran hutan. Sementara di tempat lain petugas pemadam kebakaran menyelamatkan koala dari pohon-pohon yang terancam dari kebakaran.

Kehidupan liar di Australia telah dilanda kebakaran hebat yang telah menghancurkan lebih dari 3,7 juta hektar hutan semak dan menewaskan enam orang.

Dengan panas terik dan kondisi kebakaran diperkirakan akan semakin memburuk, cagar alam hewan dan organisasi penyelamat harus memutuskan apakah akan mencoba untuk mengevakuasi daerah yang terancam atau tetap tinggal untuk mencoba melindungi hewan-hewan tersebut.

Beberapa populasi koala dan kalong telah dihancurkan sementara kanguru, koala dan echidna telah terlihat mencari perlindungan di daerah perkotaan.

Meskipun tidak dikenal karena keterampilan berenang, seekor kanguru mencoba mencari sumber air dalam panas yang intens, meskipun biasanya di alam liar.

Sebuah keluarga di daerah Hunter bagian New South Wales memfilmkan seekor kanguru 70 kg berendam di kolam renang pada akhir pekan ketika suhu mencapai 42 derajat Celcius.

Kanguru, yang difilmkan dalam air hingga dadanya, mengepakkan telinganya dan tampak tidak terluka.

Sementara itu di negara bagian Victoria, pengguna Twitter Bill Wallace memposting foto-foto kakatua jambul kuning yang tampaknya mati karena tekanan panas.

“Termometer di bawah beranda belakang mencapai 48,9C hari ini, jelas bukan suhu yang biasanya, tapi itu cukup untuk membunuh kakatua jambul berjambul belerang ini,” tulisnya.

Sambil melindungi rumah-rumah di Australia Selatan, seorang petugas pemadam kebakaran menyelamatkan koala dari pohon gum di jalur api.

Di New South Wales, sebuah kelompok lingkungan memperkirakan lebih dari 2.000 koala telah terbunuh ketika sepertiga dari habitat mereka terbakar.

Suaka margasatwa di utara Sydney mengevakuasi 300 hewan saat api mendekat.

“Kami memutuskan untuk mengungsi dan beruntung bisa lolos dari kebakaran,” kata Tassin Barnard, manajer operasi Taman Margasatwa Walkabout.

Meskipun tidak ada statistik resmi, Barnard mengatakan kemungkinan jutaan hewan telah terbunuh.

“Tempat-tempat penampungan lainnya telah memutuskan untuk tidak memindahkan hewan-hewan mereka dan hanya melakukan yang terbaik untuk melindungi mereka, dan saya juga mengerti karena sangat sulit untuk dilakukan,” kata Barnard.(yn)

🦘 In yesterday’s extreme heat, this roo found a pool at Merriwa to cool down in! Only in Australia… Thank you Sharon Grady for sending this in! 🦘 ~ Jess

اس پر ‏‎98.1 Power FM‎‏ نے شائع کیا ہفتہ، 21 دسمبر، 2019

Sumber: asiaone

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular