Erabaru.net. Cinta orangtua tidak mengenal batas, dan itu berlaku di sebagian besar keluarga di seluruh dunia. Terlepas dari kondisi keluarga Anda dilahirkan, orangtua Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk memastikan bahwa Anda cukup makan, berpakaian, dan memiliki tempat untuk berteduh.

Beberapa orangtua yang berjuang dengan segala upaya untuk memastikan kebutuhan anaknya selalu tercukupi. Tetapi banyak anak sering tidak menyadari hal ini, karena orangtua mereka hampir tidak akan pernah memberi tahu mereka tentang pengorbanan yang mereka lakukan.

Namun, untuk keluarga dengan tujuh anak dan ibu mereka, pesan terakhir yang memilukan yang ditinggalkan oleh almarhum ayah mereka mengungkapkan perasaannya yang tulus kepada mereka semua sebelum kematian mendadaknya, menurut sebuah laporan oleh China Press.

Peristiwa itu, yang terjadi di Singapura, menimpa sebuah keluarga ketika grup WhatsApp yang terdiri dari anak-anak itu menerima pesan yang sangat mendadak dan penuh firasat dari ayah mereka.

(Foto: China Press)

Almarhum, seorang pria berusia 45 tahun, dikatakan telah bekerja sebagai penjual peralatan elektronik sebelum meninggal sebelum waktunya. Dia tinggal di unit HDB dua kamar dengan istri dan tujuh anak mereka.

“Hai, anak-anak terkasih. Baru saja 2 kali sakit jantung saya seperti neraka dan sesak napas ditambah setengah otak saya lumpuh, benar-benar tidak bisa bergerak. Sepertinya mau mati sekarang.

“Harap dipersatukan di antara kalian semua, jangan tinggalkan siapa pun di belakang.

“Saya benar-benar menyesal telah gagal memberi Anda semua gaya hidup yang stabil, tetapi saya selalu berusaha bekerja sangat keras.

Ingat, aku cinta kalian semua. ”

Setelah menerima pesan WhatsApp yang mengerikan, putrinya menasihatinya untuk segera mencari perawatan medis, tetapi almarhum ayahnya menepis kekhawatirannya dan pergi bekerja seperti biasanya.

Sayangnya, dua hari kemudian dia menyerah pada kondisinya dan dirawat di rumah sakit, sebelum meninggal pada 16 Desember 2019.

(Foto: China Press)

Meskipun mereka tidak pernah kaya, anggota keluarga yang tersisa selalu mengatakan bahwa mereka bahagia bersama.

Setelah kematian ayah mereka, dua anak tertua, yang berusia 21 tahun dan 19 tahun, harus mengambil tanggung jawab merawat keluarga. Mereka berdua khawatir tentang biaya pendidikan untuk adik-adik mereka, dan telah menyatakan keinginan untuk mengajukan flat yang lebih besar, dengan tiga kamar tidur.

(Foto: China Press)

Mereka juga menambahkan bahwa almarhum ayah mereka selalu menjadi ayah yang baik bagi mereka, dan melakukan semua yang dia bisa untuk memastikan mereka bisa hidup dengan nyaman, bahkan dengan penghasilannya yang sedikit.

Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada anggota keluarga yang masih hidup, dan berharap bahwa mereka akan dapat tetap kuat selama masa-masa yang sulit.(yn)

Sumber: worldofbuzz

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular