Erabaru.net. Daripada memperbaiki resep mie-nya, seorang pemilik restoran di Provinsi Guangxi, Tiongkok, lebih memilih menambahkan opium pada mie-nya untuk membuat pelanggannya kecanduan dan akan kembali lagi.

Cara kotor pemilik restoran itu terbongkar karena kesalahan, setelah salah seseorang pelanggannya di Kabupaten Sanjiang Dong Automonous dinyatakan positif menggunakan morfin, komponen aktif dalam opium, selama pemeriksaan polisi.

(Foto: Charles Koh / Unsplash)

Pria yang kaget itu bersikeras bahwa dia tidak mengonsumsi obat-obatan, dan mengatakan kepada penyelidik bahwa satu-satunya hal yang dia makan adalah semangkuk mie di restoran setempat.

Polisi akhirnya melakukan kunjungan mendadak ke kedai mie tersebut, di mana mereka mengambil sebungkus bubuk yang dites positif mengandung morfin.

Setelah mendapatkan penemuan awal, polisi menyerahkan kasus tersebut ke Administrasi Kabupaten Sanjiang untuk Pengawasan Pasar, yang kemudian mengunjungi restoran mie lagi dan menemukan 76 gram bubuk biji poppy.

Pemilik tempat usaha, seorang pria yang bermarga Yang, ditangkap dan kemudian mengakui bahwa ia telah menggunakan bubuk itu sebagai bahan rahasia untuk membuat pelanggan kecanduan dan kembali untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Ditanya bagaimana dia menggunakan bubuk biji poppy, Yang mengatakan kepada polisi bahwa dia telah menggunakan bubuk bunga poppy yang dia tanam sendiri beberapa tahun sebelumnya. Kasus ini masih dalam penyelidikan.

(Foto: Jens Vogel / Unsplash)

Menariknya, praktik mencampurkan mie dengan opium untuk membuat orang kecanduan dan meningkatkan bisnisnya bukanlah hal baru di Tiongkok. Salah satu kasus yang dilaporkan pertama kali terjadi pada tahun 2014, ketika seorang pemilik restoran di Yan’an, Provinsi Shaanxi, mengakui mencampur mie-nya dengan opium.(yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular