- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Pneumonia Misterius di Wuhan, Tiongkok Menyebar, Warga di Hong Kong Berebut Masker yang Stoknya Menipis

Epochtimes.com

Pneumonia atau radang paru-paru misterius di Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok terus menyebar, dan kasus terkait diduga telah melonjak di Hong Kong. Media Hong Kong melaporkan bahwa situasi epidemi itu sangat dahsyat, menyebabkan kepanikan warga dan memicu gelombang pembelian masker.

Otoritas Rumah Sakit Hong Kong menginformasikan pada 7 Januari 2020, bahwa hingga siang jam 12 waktu Hong Kong, rumah sakit umum telah menerima total 9 pasien yang pernah mengunjungi Wuhan dalam 14 hari terakhir dan mengalami demam, infeksi saluran pernapasan atau pneumonia. 

Kasus ini telah meningkat hingga 30 kasus. Sejak akhir Desember tahun lalu, rumah sakit umum setempat telah melaporkan 30 kasus pasien terkait ke Departemen Kesehatan, 13 di antaranya telah diizinkan pulang.

“Apple Daily” Hong Kong mengunjungi sejumlah apotek dan toko berantai di Wan Chai, Hong Kong pada  7 Januari 2020 dan menemukan banyak masker di apotek dan toko berantai kekurangan stok. 

Harga jual juga mengalami kenaikan tajam, unuk masker standar isi 30 dibanderol seharga HK $ 78 atau sekitar Rp. 136 ribu, sementara masker N95 3M isi 20 masker sekotak dibanderol HK $ 400 atau sekitar Rp. 700 ribu. 

Menurut laporan “Apple Daily”, banyak staf farmasi di sepanjang Hennessy Road, distrik Wan Chai, pulau Hong Kong mengatakan bahwa masker untuk orang dewasa sudah habis dan baru akan tersedia sampai minggu depan. Sekarang hanya tersisa masker untuk anak-anak. Namun, meski pun tersedia juga harganya relatif mahal daripada sebelumnya. 

Sementara di toko rantai Wanning dan Watsons, masker yang biasanya dipajang di rak juga telah habis diborong pembeli.

Pejabat di Hong Kong General Chamber of Pharmacy Limited, mengatakan bahwa penjualan masker beberapa kali lebih tinggi dari sebelumnya. Ada cabang yang dapat menjual puluhan kotak masker dalam sehari. Pasokan dari apotek mungkin tidak relatif ketat, tetapi menekankan bahwa pasokan masker masih mencukupi.

Dr. Cheng Chi Man, wakil ketua dan dokter keluarga dari Hong Kong Medical Association, mengatakan bahwa virus misterius dapat menyebar melalui udara. Hanya efektif jika memakai masker N95 karena masker N95 dapat mencegah virus yang lebih kecil. 

Saat ini, kasus-kasus yang diduga wabah misterius di Hong Kong telah muncul secara beruntun, mengakibatkan kekurangan stok masker di Hong Kong. Harian Ekonomi Hong Kong melaporkan bahwa sejak pecahnya demonstrasi anti-ekstradisi di Hong Kong, otoritas komunis Tiongkok telah melarang e-commerce di Tiongkok mengekspor masker dan bahan-bahan lainnya ke Hong Kong. Larangan itu belum dicabut meski saat ini terjadi penyebaran epidemi.

Menurut statistik resmi Komunis Tiongkok, hingga 5 Januari 2020, 59 kasus virus pneumonia misterius  telah merebak di Wuhan, diantaranya ada 7 kasus parah.  (jon)

Video Rekomendasi :