Erabaru.net. Wang Mengyun adalah seorang blogger muda perjalanan, yang berasal dari Tiongkok, yang mengumpulkan jutaan pengikut di jejaring sosialnya. Video yang ia bagikan tentang pengalamannya menjalani berbagai kebiasaan dari negara-negara yang ia kunjungi. Namun, beberapa di antaranya melebihi semua batas.

Sebuah video yang baru-baru ini beredar yang menunjukkan dirinya makan kelelawar di tengah merebaknya wabah virus corona yang mematikan, sehingga menjadikannya sasaran kritik.


 
Dalam video terlihat wang memotong-motong daging kelelawar itu dengan tangannya, mencelupkan sebagiannya ke dalam saus dan kemudian membawanya ke mulutnya.

Setelah serangan tak henti-hentinya dia terima, dia telah mempublikasikan permintaan maaf ke publik, menjelaskan bahwa video itu sebenarnya direkam pada tahun 2016, tetapi dia tidak tahu bahwa itu akan menjadi viral hari ini.

Dia mengatakan rekaman itu jauh sebelum munculnya virus corona merebak dan tidak menyadari risiko serius makan kelelawar pada waktu itu.

Adegan direkam di sebuah negara pulau yang terletak di Samudra Pasifik barat.

“Maaf, aku seharusnya tidak makan kelelawar,” akunya.

“Rasanya seperti ayam. Ada begitu banyak nutrisi di dalamnya! ” Kata Wang dalam cupikan video, sebelum memasukkan bagian kelelawar ke mulutnya.

Dia mengklarifikasi bahwa dia makan sup kelelawar untuk menunjukkan gaya hidup masyarakat setempat kepada penonton dan mengatakan bahwa sup itu adalah “hidangan umum” bagi penduduk setempat. “Semua orang memakannya,” tambahnya.

Pada tahun 2018, Wang, yang saat itu berusia 28 tahun, dipilih oleh majalah Forbes di antara 30 pengusaha Tiongkok paling sukses di bawah 30 tahun.

Menurut para ilmuwan, virus corona yangn mematikan yang menyebar ke seluruh dunia berasal dari kelelawar. Dan itu adalah kesalahan pasar makanan di Wuhan. Di sana, hewan pengerat dan kelelawar, di antara banyak hewan lain, seperti koala, dijual dengan slogan yang menggigil: “Baru disembelih, segar, dan di depan pintu Anda.”

Ketakutan melanda dunia setelah Provinsi Hubei, di Tiongkok tengah, dihancurkan oleh virus corona baru setelah pertama kali muncul di Kota Wuhan, akhir bulan lalu.

56 juta orang yang tinggal di Hubei telah dikarantina dan pihak berwenang bahkan harus membatalkan liburan Tahun Baru Imlek di seluruh negeri.

Video Wang bukan satu-satunya yang mengguncang internet, seorang wanita muda Tiongkok yang menggigit sayap kelelawar yang dimasak di sebuah restoran elegan telah menyebabkan ribuan reaksi.

Pada saat yang sama, sebuah video juga muncul di mana kelelawar ditampilkan di piring sup, ini mengejutkan!

Kelelawar digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati sejumlah penyakit, termasuk batuk, malaria, dan gonore.

Di dunia pasti ada kebiasaan yang melampaui pikiran kita dan kita tidak pernah bisa memahaminya.(yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular