Erabaru.net. Ahli paleontologi kagum pada penemuan fosil kepala hiu berusia 330 juta tahun di dinding Gua Mammoth .

Penemuan ini awalnya dibuat tahun lalu oleh spesialis gua Rick Olson dan Rick Toomey, yang menemukan fosil mengejutkan ketika menjelajahi dan memetakan sistem Gua Mammoth di Taman Nasional Gua Mammoth.

Para peneliti berjuang untuk mengidentifikasi dengan tepat hewan apa yang dimiliki tulang-tulang itu, sehingga mereka mengirim foto ke Vincent Santucci, ahli paleontologi senior untuk Layanan Taman Nasional di Washington, D.C., dengan harapan dia dapat membantu.

(Foto: Instagram/mammothcavenps)

Santucci mengirim ahli paleontologi John-Paul Hodnett untuk melihat lebih dekat pada fosil, laporan Louisville Courier Journal. Meskipun Hodnett mampu mengidentifikasi sebagian besar fosil hiu dalam gambar, dia menjadi sangat tertarik pada satu set sisa-sisa.

Ketika mendiskusikan penemuan itu, Hodnett mengatakan: “Satu set foto menunjukkan sejumlah gigi hiu yang terkait dengan bagian besar tulang rawan fosil, menunjukkan mungkin ada kerangka hiu yang tersimpan di gua.”

(Foto: Instagram/mammothcavenps)

Fosil itu membangkitkan minat Hodnett karena tulang rawan biasanya tidak selamat dari fosilisasi, yang berarti kerangka hiu jarang terjadi. Namun, karena gigi mereka terbuat dari tulang dan enamel, gigi mereka biasanya terawat dengan baik.

Setelah tiba di gua, Hodnett kagum pada penemuan itu.

“Saya tidak yakin apa yang akan saya lihat di gua selama perjalanan saya di bulan November. Ketika kami sampai ke spesimen target kami, pikiran saya meledak,” katanya.

Ilustrasi. (Foto: Pixabay))

Ternyata, fosil-fosil itu membentuk rahang bawah hiu, tulang rawan tengkorak dan beberapa gigi. Mengingat dimensi sisa-sisa, mereka diyakini milik makhluk yang kira-kira seukuran hiu putih besar.

Panjang hiu putih yang luar biasa dapat berkisar antara 3 hingga 6 meter.

Hodnett menentukan hiu berasal dari spesies yang disebut ‘Saivodus striatus’, yang ada pada periode Akhir Mississippian, sekitar 330 hingga 340 juta tahun yang lalu.

Temuan ini sangat signifikan karena periode waktu biasanya tidak terwakili dengan baik di Amerika Utara.

(Foto: Instagram/mammothcavenps)

“Yang paling penting, sebagian besar fosil hiu yang kami temukan berasal dari lapisan batu yang memanjang dari Missouri ke Virginia tetapi tidak pernah mendokumentasikan keberadaan hiu, sampai sekarang. Ini seperti menemukan potongan puzzle yang hilang ke gambar yang sangat besar,” tambahnya.

Proyek tersebut, yang dijuluki Proyek Penelitian Hiu Fosil Taman Nasional Gua Mammoth, telah menemukan lebih dari 100 spesimen. Gigi dan sirip punggung spesies hiu lainnya juga terekspos di langit-langit dan dinding gua.

Hodnett yakin para peneliti telah ‘baru menggaruk permukaan’ dalam hal mengungkap fosil di Gua Mammoth.(yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular