Erabaru.net. Daging itu dijual ke sekelompok pelanggan tepercaya menggunakan obrolan grup rahasia pada aplikasi perpesanan WeChat. Petugas menyerbu gudang sebagai bagian dari tindakan keras terhadap penjualan daging satwa liar.

Polisi Tiongkok menggerebek sebuah pasar rahasia satwa liar di mana daging macan tutul dan daging elang dijual di tengah wabah virus corona di negara itu.

(Foto: AsiaWire)

Petugas menemukan tiga elang, dua macan tutul, 48 racoon, 30 tupai, dan tiga burung pegar ke dalam freezer di pinggiran sebuah kawasan industri di Baise, Guanxi.

Seorang wanita bernama Huang ditangkap karena dicurigai mengorganisir proses penawaran atas obrolan kelompok rahasia itu.

(Foto: AsiaWire)

Petugas polisi kehutanan Tan Chunmao mengatakan: “Penjual perempuan Huang menjual satwa liar yang dibekukan melalui WeChat untuk waktu yang lama. Dia juga membuat grup obrolan WeChat, akses yang diberikan kepada pelanggan setia.”

Dia diduga mengaku membeli satwa eksotis sebelum membekukannya dalam-dalam dan memperdagangkan di aplikasi pengiriman pesan WeChat.

(Foto: AsiaWire)

Pihak berwenang Tiongkok telah melarang penjualan hewan liar untuk konsumsi manusia ketika virus corona yang mematikan kemungkinan telah ditularkan dari hewan ke manusia di sebuah pasar di Wuhan.

Seiring dengan terus meningkatnya negara yang terjangkit virus corona, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus corona sebagai darurat kesehatan global.(yn)

Sumber: dailystar.co.uk

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular