Epochtimes.com

Perkembangan wabah coronavirus Wuhan semakin parah. Setelah Beijing menerapkan manajemen isolasi, pada hari Senin 10 Februari 2020, pemerintah kota Shanghai juga mengumumkan langkah serupa. Sejauh ini, 4 wilayah otonomi di Tiongkok seperti Beijing, Tianjin, Shanghai, dan Chongqing telah terdampak akibat serangan wabah itu.

Seperti dikutip dari Epochtimes.com, dalam konferensi pers mengenai pengendalian dan pencegahan penyebaran wabah di kota Shanghaii, Zhu Qinhao, Kepala Biro Urusan Sipil Shanghai mengatakan bahwa hingga saat ini, sebanyak 13.000 daerah pemukiman di kota Shanghai, sebagian besar telah menerapkan manajemen isolasi untuk mengontrol keluar masuknya warga.

Bagi warga yang masuk kota Shanghai, khususnya mereka yang datang dari daerah epidemi, diwajibkan untuk mengisi formulir ‘Surat Pernyataan Kesediaan untuk Mengikuti Pengamatan Kesehatan Secara Isolasi’. 

Pihak berwenang menerapkan pengamatan kesehatan secara isolasi. Pada 14 Hari pengamatan secara isolasi wajib diikuti oleh para pendatang dari daerah wabah yang paling parah.

Pada 8 Februari 2020, pengumuman resmi dari Shanghai menyebutkan bahwa mulai sekarang langkah-langkah ketat seperti deteksi suhu dan pemakaian masker di tempat-tempat umum akan dilaksanakan. Bagi warga yang menolak akan ditolak masuk.

Saat ini, liburan seluruh sekolahan di Shanghai diperpanjang sampai akhir bulan Februari 2020, dari  sebelumnya yang sampai 17 Februari. Sedang perusahaan dilarang beroperasi sebelum 10 Februari.

Sebelumnya, ibukota Beijing juga sudah menerapkan manajemen isolasi. Hingga saat ini, Provinsi Hubei, Jiangxi, Liaoning dan Anhui telah dinyatakan tertutup. 

Sedangkan 80 lebih kota antara lain, Wuhan, Hangzhou, Wenzhou, Nanjing, Tianjin, Chengdu, Guangzhou, Shenzhen dan lainnya juga menerapkan manajemen isolasi komunitas.

Pada tanggal 9 Februari 2020, Chen Huanchun, seorang ahli dari Lembaga Penelitian Ilmiah untuk Pencegahan dan Pengendalian Pneumonia Novel Coronavirus  mengatakan dalam sebuah konferensi pers, bahwa wabah coronavirus jenis baru di Provinsi Hubei masih berada pada periode puncak.

Saat ini, jumlah warga yang tertular virus tersebut dan yang meninggal dunia karenanya juga masih terus bertambah. Apakah wabah tersebut dapat dicegah perkembangannya di hari-hari mendatang, hingga kini masih cukup mengkhawatirkan. (Sin/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular