Erabaru.net. Sirkus Formosa (FOCA) Taiwan menggelar pertunjukkan dengan tema Leaping Taiwan di Golden Sense Restaurant, Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Rabu, (12/2/2020). Pertunjukkan ini untuk meningkatkan pertukaran seni dan budaya antar negara yang memadukan akrobatik dengan aneka tarian, seni, drama yang kaya akan ragam multikulturisme Taiwan.

Acara  yang digelar di Jakarta kali ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Taiwan di Jakarta (Jakarta Taiwan Entrepreneur Association) dan Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI Indonesia).

Dalam rangka menyemarakkan Imlek, pertunjukkan ini adalah tur di 4 negara dan 8 kota di Asia diantaranya Jepang, Filipina, Malaysia dan Indonesia sejak 27 Januari 2020 hingga 13 Februari 2020.

Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) Indonesia, John Chen memberikan apresiasi kepada kepala delegasi atas kelompok anak-anak muda Taiwan yang berlatih sendiri atas kecintaannya kepada seni akrobat.

Anak muda ini, kata Chen, berlatih di kampus mereka hingga mampu menguasai keterampilan yang sering ditunjukkan di pentas internasional. “Setiap tahun kita merayakan Imlek di Indonesia, tahun kita memilih dari Formosa Sirkus,” ujarnya.

Kunjungan Delegasi Seni dan Budaya Perayaan Festival Musim Semi (2020 Lunar New Year Goodwill Mission) ke Indonesia kali ini juga bertujuan mewujudkan hubungan antar sesama manusia dalam program “Kebijakan Bar uke Arah Selatan.” Melalui ini, diharapkan dapat meningkatkan persahabatan antar masyarakat Taiwan dan Indonesia.

Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) Indonesia, John Chen Ketua Sekretaris Komite Urusan Komunitas Warga Diaspora Tionghoa OCAC-Taiwan, Chang Liang-Ming memberikan keterangan pers mengenai pertunjukan Sirkus Formosa di Jakarta, Rabu 12 Februari 2020

Ketua Sekretaris Komite Urusan Komunitas Warga Diaspora Tionghoa OCAC-Taiwan, Chang Liang-Ming mengatakan grup  Sirkus Formosa ini melambangkan anak muda-mudi Taiwan terkait kreasi mereka dalam mengalkuturasikan budaya lokal dan kebudayaan tradisional Tionghoa. Ia berharap mampu mendorong pertukaran budaya dengan masyarakat Indonesia.   

“Kami harap pertunjukkan ini bisa ikut memajukan dan mendorong pertukaran budaya lokal Taiwan dan Indonesia tentunya, pertunjukan kami berpusat dari budaya tradisional Tionghoa dari budaya lokal Taiwan dan mengandung budaya internasional,” ujarnya.  

Sementara itu, pimpinan Sirkus Formosa Taiwan (FOCA) Chen Kuan-Ting berharap masyakat Indonesia lebih luas mengenal Taiwan. Pertunjukkan ini digelar usai Imlek yang merupakan hari raya terkenal bagi orang-orang keturunan Tionghoa.

Menurut Chen Kuan-Ting, pertunjukkan ini diharapkan membawakan suasana gembira bagi penonton-penonton di Indonesia terutama dari rangkaian imlek.  Tak hanya sekedar acrobat yang berupa sirkus, tapi mementaskan peradaban tradisi Taiwan.  

“Penampilan mereka digabungkan dengan tarian dan seni-seni lainnya, mereka memberikan narasi peradaban di Taiwan dari setiap era,” katanya. (asr)

Share

Video Popular