oleh Zhu Liya – NTDTV.com

Beberapa warga Tiongkok menyampaikan keprihatinan mereka terhadap kabut tebal yang menyelimuti kota Wuhan. Pandangan menyeramkan itu menimbulkan kekhawatiran : Jumlah kematian orang terkait dengan infeksi virus 2019-nCoV di Tiongkok jauh lebih tinggi daripada laporan resmi yang dikeluarkan oleh komunis Tiongkok.

Menurut media Inggris ‘Daily Star‘, dari rekaman video terlihat bahwa Wuhan sedang diselimuti kabut yang cukup tebal. Ada warga Wuhan yang mengatakan : Kabut misterius itu tiba-tiba muncul entah dari mana.

Menurut ‘Daily Star’, kabut tebal yang menyelimuti kota Wuhan tersebut sempat menimbulkan perhatian masyarakat di sana. Kabut itu berasal dari krematorium yang beroperasi selama 24 jam sehari untuk membakar jenazah para penderita yang terinfeksi coronavirus jenis baru.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok telah memberikan instruksi :  Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, semua jenazah yang terinfeksi coronavirus jenis baru tersebut harus dikremasi. Penguburan maupun upacara sembahyang tidak diperkenankan. Aneh ! Sehari setelah instruksi tersebut dikeluarkan, kabut tebal langsung menyelimuti kota Wuhan.

Tangkapan video kabut di Wuhan (Dailystar)

Masyarakat Tiongkok menyatakan keprihatinan mereka melalui media sosial, mengatakan bahwa jika kremator dioperasikan 24 jam sehari, dapat diartikan bahwa jumlah kematian jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan pemerintah.

Media Inggris ‘Daily Express’ mengutip komentar seorang wanita yang diposting di media sosial menyebutkan bahwa setiap orang memahami bahwa kasus sudah sangat serius, tetapi sekarang, kita hanya mampu mengungkapkannya di sini !

Saat ini semua krematorium yang berada di Wuhan beroperasi selama 24 jam sehari. Padahal di waktu lalu, meskipun pada kondisi khusus, krematorium hanya beroperasi setengah hari dengan satu shift.

 Mary Langan menulis di Tweet : Kecepatan menumpuk jenazah membuat pelaksana kremasi kewalahan, inilah asal kabut di Wuhan.

 Jim Phillippi menambahkan : Kabut tebal ini muncul sebagai fakta bahwa ke-7 krematorium beroperasi hampir sepanjang hari. Inilah kota Wuhan.

Dengan meningkatnya jumlah pasien yang meninggal karena infeksi coronavirus jenis baru, Pejabat berwenang Tiongkok telah mengeluarkan instruksi tentang penanganan orang mati. Komunis Tiongkok telah melarang dilakukannya pemakaman jenazah dan mempercepat penanganannya demi mencegah penyebaran virus.

Setelah pejabat komunis Tiongkok mengeluarkan instruksi di atas, masyarakat tambah takut. (Sin/asr)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular