- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Ketika Video Propaganda Komunis Tiongkok Klaim Laboratorium Biologi Canggih P4 Wuhan, Khusus Meneliti Virus Paling Berbahaya

Erabaru.net. Sepotong film propaganda resmi Komunis Tiongkok “Luar Biasa Tiongkok” beredar di Internet. Video mengklaim bahwa Wuhan memiliki laboratorium P4 dengan tingkat keamanan tertinggi. Spesialisasi dalam meneliti virus paling berbahaya dan paling menular, seperti SARS, Ebola, dan lain-lain segala jenis ada. Disebut-sebut, laboratorium seperti itu, hanya beberapa negara seperti Amerika Serikat, Prancis, Jerman dan Jepang yang memilikinya. 

Dikatakan setelah wabah SARS meledak pada tahun 2003, Tiongkok mulai membangun laboratorium P4, yang diselesaikan pada tahun 2015.

Media corong Komunis Tiongkok “Kantor Berita Xinhua” dan “Harian Rakyat” juga pada 5 Januari 2018 melaporkan laboratorium P4 Wuhan, dilengkapi dengan fasilitas penelitian untuk melakukan penelitian mikrobiologi patogen yang sangat patogen.

Banyak netizen dengan antusias berbicara tentang film propaganda Komunis Tiongkok ini, dan juga khawatir bahwa Wuhan memiliki laboratorium paling canggih di dunia, tetapi tidak melihat adanya keterlibatan resmi dalam pengendalian wabah.

Seorang ekonom independen dan nama internet “Cáijīng lěngyǎn” mengungkapkan bahwa tanggapan pemerintah Beijing terhadap epidemi tidak sebagus SARS pada tahun 2003. 

Wuhan adalah pusat penelitian virologi utama Tiongkok. Institut Virologi Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok berlokasi di Wuhan. Wuhan juga memiliki Laboratorium Virologi Kunci Negara. Tetapi sejak awal, ahli virologi lokal di Wuhan dikeluarkan dari partisipasi, hanya Beijing yang diizinkan mengumpulkan spesimen. 

Meskipun tidak ada pernyataan resmi tentang laboratorium P4 saat ini, banyak orang telah melihat sumber virus corona baru yang terkait dengan laboratorium P4 setelah menonton video promosi online ini.

Netizen OREO mengatakan bahwa laboratorium P4 Lembaga Penelitian Virus Wuhan adalah laboratorium virus paling berbahaya di Tiongkok. Laboratorium yang baru beroperasi resmi dua tahun, tidak ada yang tahu keamanannya.

“Perlu dicatat apakah virus saat ini keluar di sana, perlu perhatian,” sebut netizen Oreo. 

Fu Zhenchuan, seorang penulis dan komentator yang saat ini tinggal di New York, telah menyatakan di depan umum bahwa dia curiga  niat militer untuk membangunnya, dan bahkan ragu bahwa apakah SARS baru berasal dari masa ini?  

Klaim Laboratorium biologi tingkat keamanan tertinggi

Sementara itu, netizen “NowHere” juga mengatakan bahwa pekerjaan pencegahan epidemi Wuhan “dapat dilihat oleh semua orang,” rupanya pada awal 2018, “laboratorium P4” pertama Tiongkok telah resmi beroperasi di Wuhan. Saat ini merupakan laboratorium biologi tingkat keamanan tertinggi yang dimiliki manusia. Hanya beberapa negara maju yang memilikinya. Jadi mengapa bisa terjadi seperti itu? Masih  virus baru. Ada dua penjelasan: 

Salah satunya adalah membesar-besarkan, dan alasan yang lainnya adalah bahwa virus itu sendiri berasal dari percobaan gagal mengalir keluar, coba pikirkan V for Vendetta. 

Pembela hak asasi manusia Liu Shasha juga mengatakan tentang Lembaga Penelitian Virus dan Laboratorium Virus. 

“Mengapa saya yang  buta pengetahuan, reaksi pertama adalah bahwa virus itu berasal dari sana,” kata Liu Shasha. 

Beberapa netizen setuju, “keraguan yang masuk akal.”

Pekerja hukum bernama nama internet “Hua” juga menyatakan bahwa virus Pobuzi berasal selokan di laboratorium P4 ini.  

Netizen lain, “Menunggu seseorang-Ming,” berkata, “Mengapa terjadi di Wuhan? Ternyata itu karena ada pusat penelitian virus berteknologi tinggi di daerah setempat. 

“Jangan tanya, pasti sampel virus bocor keluar,” katanya. 

Sejak ketika pecahnya SARS pada tahun 2003, Komunis Tiongkok menutup-nutupi, hingga banyak negara di seluruh dunia terkena dampak. Demikian pula, wabah yang meledak mulai akhir Desember 2019 lalu. Mekanisme darurat epidemi Komunis Tiongkok dari pemerintah pusat ke komite kesehatan lokal dibentuk setelah Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri Tiongkok, Li Keqiang mengungkapkannya. Situasi epidemi yang secara resmi diumumkan oleh Wuhan baru tiba-tiba “menyebar” ke 20 provinsi dan kota di seluruh negeri. Laboratorium P4 seperti Hitler memiliki senjata nuklir

Komentar netizen Leona menyebutkan bahwa laboratorium p4 di Wuhan dapat meneliti virus apa pun! Itu ibarat Hitler saat itu memiliki senjata nuklir! (lim)