- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Horor COVID-19 Mendorong Sekelompok Orang Marampok Gulungan Tisu Toilet

Erabaru.net. Wabah COVID-19 di Tiongkok telah menyebabkan pembelian panik di seluruh wilayah, dengan masker dalam permintaan sangat tinggi.

Tetapi produk lain yang semakin sulit didapat adalah tisu toilet.

Yang menjelaskan mengapa, tiga perampok bertopeng di Hong Kong menghentikan van pengiriman barang ke supermarket dan melarikan diri dengan ratusan gulungan toilet senilai lebih dari 1.000 dollar Hong Kong (sekitar Rp 1,7 juta).

[1]

Perampok yang yang terjadi pada hari Senin (17/2), perampok menggunakan pisau menghentikan pengemudi sebuah van yang sedang mengantarkan gulungan tisu toilet ke cabang Wellcome Supermarket, di distrik Mong Kok di kota itu.

Mereka mengambil 50 kotak, berisi total sekitar 600 gulungan, pada jam 6 pagi.

Menjelang siang, dua pria – berusia 49 tahundan 54 tahun – dilaporkan ditahan dengan penjahat ketiga masih bebas.

Dua orang lainnya juga sedang dicari oleh polisi sehubungan dengan kejahatan tersebut.

Gulungan toilet curian ditemukan disimpan di sebuah wisma di Jalan Sai Yee, tidak jauh dari tempat perampokan terjadi.

[2]

Wellcome mengatakan bahwa stafnya diancam dengan pisau saat mereka menurunkan pengiriman tisu toilet dari sebuah truk di toko. Tidak ada yang terluka.

“Ini adalah tindakan yang tidak masuk akal dan kami terkejut,” kata juru bicara Wellcome.

Dia menambahkan bahwa pembeli tidak perlu panik.

“Kekurangan sementara disebabkan oleh lonjakan permintaan yang tiba-tiba dan tidak biasa. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mempercepat pengisian di toko kami sampai situasinya stabil, ” tambahnya.

Pengacara Albert Luk Wai-hung mengatakan kepada South China Morning Post bahwa kasus ini harus ditanggapi dengan serius karena tisu toilet saat ini kekurangan pasokan.

“Apakah uang atau tisu toilet dirampok, itu bukan pertimbangan terpenting oleh pengadilan,” kata Albert.

[3]

“Karena insiden ini kemungkinan sudah direncanakan sebelumnya dan ini merupakan perampokan geng bersenjata, ini semua adalah faktor yang memberatkan kasus ini lebih serius dibandingkan dengan kasus-kasus perampokan lainnya,” tambahnya, mencatat bahwa perampokan membawa hukuman maksimum penjara seumur hidup.(yn)

Sumber: dailystar

Video Rekomendasi: