Li Yang – Epochtimes.com

Kasus infeksi Virus Corona COVID-19 di Korea Selatan yang terus bertambah. Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit Korea -KCDC- pada 24 Februari mengumumkan, tercatat hingga pukul 16:00 waktu setempat ada 231 kasus baru pasien tertular pneumonia Wuhan dan 1 kasus kematian di Korea Selatan. Sejauh ini, jumlah kumulatif pasien yang terinfeksi di Korea Selatan telah meningkat menjadi 833 orang, dan jumlah kematian telah bertambah menjadi 7 orang.

Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit Korea -KCDC- pada 24 Februari pukul 16:00 mengumumkan bahwa 129 dari 161 infeksi baru yang terdiagnosis hingga pukul 9 pagi itu terkait dengan Gereja Shincheonji di Daegu, dan 32 sisanya sedang diselidiki.

Selain itu, Direktur KCDC Jung Eun-Kyeong mengatakan bahwa dari kasus yang dikonfirmasi, 2 orang berada dalam kondisi kritis dan 14 orang lainnya menerima terapi oksigen.

Pada pukul 16:00, KCDC memperbarui data wabah di Korea Selatan, menambahkan lagi 70 kasus yang telah dikonfirmasi terinfeksi ke data yang tercatat pada pukul 9:00 pagi. Ditambah  dengan 161 kasus yang dilaporkan pada pagi harinya, total kasus terinfeksi COVID-19 menjadi 833 orang.

Dari 70 kasus baru yang dihitung pada sore hari, sebanyak 53 orang pasien itu terdiri dari warga Daegu 41 orang dan warga Gyeongsangbuk-do 12 orang.

Dari data yang ditunjukkan KCDC diketahui bahwa 833 kasus yang didiagnosis terinfeksi COVID-19 di Korea Selatan, sebagian besar terkonsentrasi dari 2 tempat. 499 kasus terkait dengan Gereja Shincheonji dan 124 kasus terkait dengan Daenam Hospital di Cheongdo.

Yonhap News Agency melaporkan, bahwa pasien ketujuh yang meninggal dunia karena COVID-19  adalah seorang pria berusia 62 tahun. Yang mana sama seperti pasien pria keenam berusia 59 tahun yang meninggal dunia pada 23 Februari, mereka berasal dari Daenam Hospital di Cheongdo. Pria berusia 59 tahun itu masuk rumah sakit sejak 19 Februari karena terinfeksi COVID-19.

Anggota Militer Korea Selatan yang Dinyatakan Positif Terinfeksi Bertambah Menjadi 11 Orang

Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan mengatakan, pada hari ini bahwa tercatat hingga pukul 8:00 pagi, anggota militer Korea Selatan telah menambah 4 orang yang positif terinfeksi COVID-19, sehingga jumlah total menjadi 11 orang, termasuk 8 orang dari Angkatan Darat, 1 orang dari Angkatan Laut, 1 orang dari Angkatan Udara, dan 1 orang dari Korps Marinir.

Pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan, keempat orang anggota militer yang baru terinfeksi telah melakukan kontak dekat sebelumnya dengan rekannya di angkatan yang terinfeksi COVID-1. Sedangkan mereka semua sudah menjalani isolasi. Saat ini pihak berwenang sedang melakukan investigasi tentang kemungkinan penularan silang telah terjadi di kalangan militer.

Kasus pertama anggota militer yang tertular COVID-19 adalah seorang prajurit yang kembali ke Angkatan Laut Jeju setelah berlibur di Daegu. Ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru pada 20 Februari. Saat ini, pihak berwenang Korea Selatan sedang khawatir dengan karakteristik dari kehidupan dalam barak militer yang jika terjadi infeksi silang, maka infeksi kolektif bisa terjadi. Tercatat hingga 23 Februari, sudah ada 7.700 orang anggota militer yang menjalani perawatan isolasi.

28 dari 39 warga Korsel yang berkunjung ke Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menurut pemerintah Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan, 10 orang lagi dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, sehingga total menjadi 28 orang dari 39 orang warga Korea Selatan. Mereka terinfeksi sepulangnya dari berkunjung ke Israel mengikuti wisata religis, termasuk tour leader mereka.

2 Maskapai Korea Selatan Hentikan Penerbangan dari dan ke Daegu

Korean Air dan Asiana Airlines pada 24 Februari mengumumkan, rencana penangguhan penerbangan dari dan ke Daegu, kota terbesar keempat Korea Selatan.

Laporan Reuters menyebutkan, bahwa Juru bicara Korean Air mengumumkan keputusan manajemen untuk menghentikan penerbangan dari dan ke kota Daegu hingga 28 Maret. Sedangkan Asiana menghentikan penerbangan hingga 9 Maret mendatang.

Saat ini, sebanyak lebih dari 28.000 orang warga Korea Selatan telah menjalani tes virus corona, 19.127 orang di antaranya telah dinyatakan negatif dan 8.725 masih sedang menjalani pengujian. (sin/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular