Liang Yan

The New York Post melaporkan bahwa untuk minggu ini, 5 orang terkaya di dunia telah kehilangan total 36,5 miliar dolar AS. Di antaranya kehilangan kekayaan yang paling banyak dialami oleh pendiri dan CEO Amazon Jeffrey Bezos, ia kehilangan  11,7 miliar dolar AS, akibatnya kekayaannya menurun menjadi 116 miliar dolar AS, meskipun predikat orang terkaya di dunia masih menjadi miliknya.

Yang kedua adalah co-founder Microsoft Bill Gates yang kehilangan. 5,7 miliar dolar AS pada minggu ini sehingga total kekayaan pribadinya menurun menjadi 112,6 miliar dolar AS. Berada di peringkat kedua dunia.

Bill Gates pada 28 Februari mengatakan kepada New England Journal of Medicine : “Saya berharap wabah tidak berkembang semakin buruk, tetapi kita perlu membuat perkiraan ini, sampai ada berita berbeda yang keluar … Ini mungkin membuat banyak orang khawatir, menemui virus yang tidak ada sebelumnya”.

Wabah pneumonia Wuhan yang disebut COVID-19 telah melukai pasar saham AS, membuat penurunan harga terburuk sejak krisis keuangan tahun 2008. Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 3.500 poin, dan setelah S&P 500 mencapai rekor tertinggi pekan ini, turun lebih dari 10% pekan ini.

Elon Musk, CEO Tesla yang berada di peringkat ke-27 dari orang kaya dunia, kehilangan  6,8 miliar dolar AS pada minggu ini, terutama karena pabrik pembuatan kendaraan listrik perusahaan di daratan Tiongkok diliburkan sementara karena wabah.

Kekayaan pendiri Facebook Mark Elliot Zuckerberg telah menyusut  6,4 miliar dolar AS minggu ini, turun dari peringkat sebelumnya yang 5 menjadi 6, dan total kekayaan saat ini  71,4 miliar dolar AS.

Miliarder barang mewah Bernard Arnault yang sebelumnya juga sama seperti Bill Gates dan Bezos, merupakan satu dari tiga orang dengan aset global lebih dari 100 miliar dolar AS. Ia juga kehilangan  6,6 miliar dolar AS minggu ini, sehingga total aset menjadi di bawah 100 miliar dolar AS atau tinggal 97,8 miliar dolar AS.

Warren Buffett, sang raja saham yang berada di peringkat ke-4 dunia, menderita kerugian  6,1 miliar dolar AS pada minggu ini. Hanya pada hari Jumat saja ia kehilangan 919 juta dolar AS. Namun, ia memiliki pandangan sendiri mengenai perubahan di pasar saham.

Warren Buffett mengatakan kepada CNBC News : “Masalah sebenarnya adalah apakah prospek bisnis AS dalam 10 atau 20 tahun ke depan akan berubah karena perubahan dalam 24 atau 48 jam terakhir ? Jika situasi ini memungkinkan Anda untuk membeli apa yang Anda sukai dengan harga yang lebih murah, dan itulah keberuntungan Anda”. (sin/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular