NTDTV.com

Epidemi radang paru-paru Wuhan, coronavirus baru, COVID-19 terus menyebar di Korea Selatan. Media Korea Selatan pada 28 Februari 2020 membuat gempar jagad hiburan setempat. Beberapa hari lalu, sebuah rumor di Korea Selatan menyebutkan bahwa staf seorang penyanyi ternama di sana terjangkit virus corona atau Covid-19. Dua staf penyanyi Chungha telah dites dan dinyatakan positif virus corona. Saat ini, anggota stafnya mengisolasi dirinya sendiri. 

Berita itu mengejutkan industri hiburan Korea Selatan, dan nama penyanyi wanita “Kim Chung Ha atau dikenal Chungha” juga tiba-tiba naik ke daftar pencarian teratas, membuat para penggemar ikut mencemaskan dirinya. 

Menurut laporan media Korea “OSEN”, penyanyi populer dan salah satu anggota staf yang menemaninya dalam pemotretannya menunjukkan gejala demam dan setelah diperiksa pada 27 Februari. Chung Ha  didiagnosis terjangkit virus corona. MNH Entertainment akhirnya mengkonfirmasi dua staf penyanyi Chungha telah dites dan dinyatakan positif corona. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di fancafe-nya, MNH Entertainment mengkonfirmasi berita tersebut. 

Menurut agen itu, artis Chungha, kembali ke Korea pada 24 Februari setelah menyelesaikan jadwalnya di Italia. 

Chungha yang berusia 24 tahun menjadi member I.O.I pertama yang akhirnya menjadi penyanyi solois. Dikenal memiliki bakat menari yang paling menonjol diantara member I.O.I lainnya, Chungha berhasil sukses lewat lagu-lagu hitsnya yang sudah ia rilis sejak tahun debutnya, 2016 lalu. 

Produce 101 sendiri memang kini menjadi salah satu acara rutin Mnet yang diadakan setiap tahunnya sejak tahun 2016 lalu. Berpartisipasi dalam acara “PRODUCE 101” sebagai trainee pada tahun 2016 dan memulai debutnya sebagai anggota kelompok terbatas “I.O.I” dengan posisi ke-4 terbaik. Dibatasi kontrak dengan waktu yang cukup cepat, I.O.I pun resmi bubar di tahun 2017.

Sebelumnya Chungha memosting pesan bahwa dirinya baik-baik saja di situsnya. Chungha yang baru merilis album barunya menulis pesan : “Tolong dengarkan lagu Everybody Has, saya berdoa agar BYULHARANG   tidak akan mengalami hal-hal yang membosankan seperti dalam lagu tersebut. Saya berharap lagu ini sedikit banyak dapat menghibur para penggemar. Terima kasih semuanya. Saya harap kalian semua sehat walafiat dan jangan lupa memakai masker di mana pun berada!” 

BYULHARANG adalah sebutan nama fandom untuk solois kelahiran 1996 tersebut.

“Everybody Has” adalah lagu balada tentang perasaan lelah dan membosankan. Lagu ini adalah lagu berikutnya dari proyek musik 2020 “New_Wav” MNH Entertainment.

Epidemi pneumonia Wuhan terus menyebar hingga kini, dan Korea Selatan telah menjadi wilayah yang sangat parah terkena bencana itu. Menurut “Kantor Berita Yonhap”, pejabat Korea Selatan mengumumkan tambahan 219 kasus yang dikonfirmasi dalam satu hari. Saat ini, total ada 3150 kasus dan 17 lainnya meninggal dunia. 

Virus corona di Italia juga di luar kendali, dan menjadi negara terparah yang dilanda wabah di Eropa. Hingga 29 Februari 2020, tambahan sebanyak 233 kasus baru terjadi dalam 24 jam di Italia. Dan jumlah total kasus yang dikonfirmnasi mencapai 889 kasus, termasuk 21 orang yang meninggal. Pada saat yang sama, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menaikkan peringatan perjalanan Italia ke tingkat tiga, sama seperti yang diberlakukan pada Tiongkok, Iran, dan Korea Selatan.

Virus corona yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, Tiongkok itu memang meresahkan banyak orang. Namun, tidak sedikit dari mereka yang malah menjadikannya sebagai bentuk diskriminasi. Termasuk pria Italia yang mencemooh Chungha dan mengaitkannya dengan virus corona hanya karena berasal dari Asia. Pada caption foto, terpampang kalimat menggunakan bahasa Italia bertuliskan ‘Virus corona sedang berjalan’, yang ditujukan untuk Chungha. 

Tidak diketahui secara detail apakah pria Italia tersebut salah sangka menganggap Chungha berasal dari Tiongkok atau memang dia menyamaratakan orang-orang yang berasal dari Asia sebagai pembawa wabah virus corona. 

Mengetahui hal ini, Byulharang, nama komersial artis tersebut, langsung naik pitam di media sosial. Para penggemar pun tidak tinggal diam. Mereka membela Chungha karena tidak terima dengan perlakuan rasis tersebut. 

Menurut cuitan sejumlah Byulharang di media sosial Twitter, foto Instagram Story itu telah dihapus oleh sang pria Italia setelah akun Instagram-nya di-report secara massal. Namun, oknum tersebut tidak menyatakan perasaan bersalah ataupun mengunggah permintaan maaf.

Chungha dikenal sangat peduli pada kesejahteraan masyarakat. Pada ulang tahunnya di awal Februari lalu, dia menyumbangkan 20 juta won atau sekitar Rp. 232 juta kepada yayasan amal untuk anak-anak, membeli 10.000 masker untuk membantu anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Kepedulian Chungha pada kesejahteraan masyarakat ini mendapat pujian dari para penggemarnya. (jon)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular