oleh Gu Xiaohua, Zhang Dun

Xinjia Hotel yang terletak pada South Ring Road kota Quanzhou, Fujian, Tiongkok tiba-tiba ambruk pada 7 Maret 2020 pukul 19:00 lebih waktu setempat. Dikabarkan bahwa sekitar 70 orang terjebak dalam reruntuhan itu. Sebanyak 43 orang di antaranya sudah berhasil dievakuasi.

Seorang pemilik usaha tetangga hotel kepada reporter Epoch Times bahasa mandarin mengatakan, bahwa saat kejadian ia sedang sibuk dalam tokonya. Secara tiba-tiba terdengar  suara keras. Saat itu, ia memperkirakan terjadi kecelakaan lalu lintas. Kemudian ia baru mengetahui bahwa suara keras itu bersumber dari suara hotel yang ambruk.

Setelah itu ia berusaha mendekat, tetapi jalanan sudah penuh dengan air. Dikarenakan pipa saluran air pecah. Sebagai akibat ambruknya bangunan hotel itu. Tinggi genangan air sampai setinggi tumit kaki. Ia mengatakan bahwa tak lama kemudian, belasan kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi beserta sejumlah petugas keamanan dan polisi bersenjata.  

“Terlihat banyak sekali para perawat medis, sulit bagi saya untuk mendeskripsikan,” kata saksi mata itu. 

Seluruh mobil ambulans dari kota Quanzhou, dan dari wilayah terdekat seperti Jinjiang, Shishi turut berdatangan. Saat ini seluruh jalan sudah diblokir.

Saksi mata itu mengutarakan, masalah penyebab ambruknya bangunan hotel itu mungkin akibat renovasi ruang resto yang berada di lantai bawah. Bangunan tersebut sebelumnya digunakan untuk supermarket, setelah bangkrut lalu disewa oleh seorang pengusaha untuk bisnis hotel. Sedangkan renovasi-renovasi masih berlangsung. Saksi mata itu mengatakan, mungkin juga akibat renovasi yang melemahkan  struktur konstruksi.

Media-media di daratan Tiongkok seperti ‘The Paper’, ‘The Beijing News’ dan lainnya melaporkan kejadian itu. Media-media itu menyebutkan bahwa hotel yang terletak di Distrik Licheng itu sedang digunakan sebagai tempat karantina pasien virus corona COVID-19. 

Dari foto sebuah pengumuman yang diposting terlihat tulisan berbunyi : mulai 18 Februari hotel digunakan sebagai tempat karantina secara massal bagi pasien yang dicurigai terinfeksi COVID-19 yang berasal dari Pertama, Hubei. Kedua, Distrik ….. dari kota Wenzhou. Ketiga, Kelima kota yang paling parah …. dan seterusnya.”

Pengumuman menunjukkan bahwa hotel yang runtuh digunakan sebagai tempat penampungan pasien pneumonia yang dikenakan karantina. (foto internet)

 

Menurut pemberitaan sejumlah media daratan Tiongkok, bahwa kejadian berlangsung sangat cepat pada 7 Maret sekitar pukul 19:30 waktu setempat. Disebutkan lebih kurang 70 orang terjebak dalam reruntuhan.

Hingga pukul 21:00 malam itu sudah 23 orang yang berhasil diselamatkan. Hingga pagi harinya, sebanyak  43 orang berhasil dievakuasi.

 

Foto Xinjia Hotel di kota Quanzhou, Fujian sebelum ambruk. (foto internet)

Kabarnya, bangunan hotel tersebut memiliki 6 lantai, ruangan di lantai dasar digunakan sebagai tempat jualan dan resto. Lantai-lantai di atasnya yang dipakai sebagai kamar hotel yang sekarang sedang dipakai untuk karantina pasien. (sin)

Hotel yang digunakan untuk karantina pasien ambruk. Penyelamatan sedang berlangsung. (foto internet)
Hotel yang digunakan untuk karantina pasien ambruk. Penyelamatan sedang berlangsung. (foto internet)
Hotel yang digunakan untuk karantina pasien ambruk. Penyelamatan sedang berlangsung. (foto internet)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular