Li Jiaxin/Dongye

Kapal pesiar “Grand Princess” saat ini berlabuh di dekat San Francisco, Amerika Serikat. Wapres AS Mike Pence mengatakan, kapal itu akan dibawa ke pelabuhan non-komersial. Setelah personel kapal diuji, mereka akan diisolasi. Selanjutnya, perawatan medis diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Pejabat AS mengatakan kru kapal pesiar mungkin akan diisolasi di kapal pesiar. Selain itu, penumpang mungkin dikirim ke pangkalan militer untuk diisolasi. Pengawal Nasional Udara California atau Air National Guard mengambil 46 sampel penumpang kapal pesiar “Grand Princess” pada Jumat 6 Maret 2020 untuk diuji. 

Pence mengatakan bahwa setelah pengujian, 21 dari 46 kasus positif, termasuk 19 anggota awak dan 2 penumpang. Sebanyak 24 kasus lainnya negatif. Sedangkan 1 kasus tidak dapat disimpulkan. Ada lebih dari 3.500 orang di dalam kapal tersebut.

Pence mengatakan dia bekerja sama dengan Gubernur California Gavin Newsom dan pejabat negara bagian serta pejabat lokal lainnya. Langkah itu untuk mengembangkan rencana aksi, tetapi “risiko keseluruhan tetap rendah untuk publik Amerika.”

Namun demikian, ia memperingatkan bahwa orang tua dan mereka yang memiliki masalah kesehatan di masa lalu harus berhati-hati, terutama dalam hal bepergian.

Pejabat federal bekerja erat dengan staf medis di kapal untuk memastikan bahwa prioritas diberikan kepada penumpang yang lebih tua. Selain itu, kepada penumpang yang sebelumnya memiliki masalah kesehatan. 

Selama kunjungan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Atlanta, Presiden Trump mengadakan konferensi pers dan ditanya tentang nasib para penumpang. Kapal pesiar itu. 

Trump mengatakan, dia akan mengikuti keputusan Pence dan pejabat lainnya. Tetapi Trump mengatakan,lebih suka orang-orang yang dinyatakan positif virus tetap di kapal. Dikarenakan, Trump  tidak ingin lonjakan jumlah kasus yang dikonfirmasi di Amerika Serikat. Namun dia kemudian mengklarifikasi bahwa dia tidak berpikir bahwa jumlah total kasus harus diprioritaskan.

Trump mengatakan kepada wartawan: “Saya memiliki pakar hebat, termasuk wakil presiden kami, yang menangani masalah ini 24 jam sehari. Mereka ingin orang-orang pergi dan saya lebih suka orang-orang tetap di situ. Tetapi saya akan setuju dengan mereka … Saya mengatakan kepada mereka untuk membuat keputusan akhir. “

Kapal pesiar “Grand Princess” kembali ke San Francisco beberapa hari sebelumnya setelah mengakhiri perjalanannya ke Hawaii. 

Seorang warga Amerika lanjut usia melakukan perjalanan dengan kapal pesiar ini ke Meksiko pada pertengahan Februari lalu. Ia  kembali ke Amerika Serikat dan ditemukan terinfeksi virus Corona COVID-19. Dia meninggal dunia di rumah sakit. Setelah itu, seorang warga California lainnya yang bepergian dengan kapal pesiar tersebut juga terinfeksi Corona. Ia sekarang sudah dirawat di rumah sakit. (hui)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular