Zhang Dongxu- NTDTV Asia Pasifik

Komunis Tiongkok  baru-baru ini mendengungkan teori konspirasi terkait sumber penyakit atau virus corona Wuhan. Zhao Lijian (baca: Cao Li Cien), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, mengunggah teori konspirasi soal virus corona di Twitter pada 12 Maret .  Apakah untuk mengalihkan isu ?  

Zhao Lijian (Cao Li Cien), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, mengunggah teori konspirasi soal virus corona di Twitter pada 12 Maret yang berbunyi : “Mungkin saja militer Amerika Serikat membawa virus ke Wuhan.”

Ngan Shunkau, penulis terkenal asal Hong Kong memosting artikel di akun Facebooknya pada 14 Maret berbunyi, “Ketika epidemi diklaim Tiongkok agak mereda, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok tampak tidak sabar melempar batu sembunyi tangan untuk komunis Tiongkok.”

Ngan Shunkau mengajukan sepuluh pertanyaan kepada komunis Tiongkok, dan menekankan bahwa komunis Tiongkok bukan negeri Tiongkok, harus meminta maaf kepada 1,4 miliar rakyat Tiongkok dan dunia.

Ngan Shunkau mengatakan bahwa juru bicara kementerian luar negeri suatu negara tidak boleh sembarangan membuat pernyataan, “Buktikan jika memang ada, atau sebaliknya tutup mulut, itu adalah persyaratan minimum dari sebuah negara yang beradab, bukan? Suatu negara tidak boleh sembarangan mengeluarkan pernyataan.  Fakta adalah fakta, omong kosong tetap saja omong kosong, membantah sama saja dengan menyangkal, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok tak ubahnya seperti preman jalanan dan tak beradab.”

Zhao Lijian mengklaim bahwa militer Amerika membawa virus ke Wuhan. Tuduhan Zhao terkait dengan partisipasi Angkatan Darat Amerika Serikat dalam latihan militer internasional yang diadakan di Wuhan pada bulan Oktober. 

“Sejak satu atau dua bulan yang lalu, ada orang di daratan Tiongkok yang meniupkan isu terkait dan sekarang disinggung kembali dengan tujuan menyesatkan orang-orang,” tulis Ngan Shunkau di Twitternya. 

Ketika pakar komunis Tiongkok, Zhong Nanshan yakni dokter ahli paru Tiongkok yang menemukan koronavirus SARS 2003 mengatakan bahwa sumber virus belum tentu dari Tiongkok. Ngan Shunkau kemudian menganalisisnya berdasarkan data yang tersedia. 

Mengutip pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Ngan Shunkau mengajukan 10 pertanyaan di Facebooknya sebagai berikut:

  1. Jika militer Amerika Serikat  membawa virus, mengapa komunis Tiongkok tidak mengumpulkan bukti sejak awal dan memberi kesaksian di depan umum? Dengan sistem negara komunis Tiongkok, mustahil tidak bisa menemukan orang pertama yang terinfeksi. Jika ditelusuri, pasti akan dapat melacak sampai ke latihan militer internasional, melacak seorang prajurit Amerika, penginapannya, dan orang-orang yang pernah mengadakan kontak dengannya, dipastikan dapat melacak orang Tiongkok yang terinfeksi olehnya. Bukankah itu bukti yang kuat ?
  2. Jika virus berasal dari Amerika Serikat, mengapa Amerika Serikat lebih dulu memblokir Tiongkok,  bukan sebaliknya ? Mengapa Korea Utara, saudara dekat Tiongkok, yang lebih dulu menutup perbatasan Tiongkok, demikian juga Rusia sejak awal telah menutup perbatasannya dengan Tiongkok ? Mengapa Korea Utara dan Rusia tidak menerapkan penutupan terhadap Amerika Serikat?
  3. Jika militer Amerika Serikat yang membawa virus, mengapa komunis Tiongkok selalu menolak tim ahli Amerika   ke Tiongkok membantu dalam penyelidikan? Jika memang sumbernya dari Amerika Serikat, Amerika Serikat jelas jauh lebih memahami virus itu, jadi mengizinkan mereka berpartisipasi dalam penyelidikan bukankah akan lebih efektif ? Lagipula, jika Anda menuduh orang lain mencelakakan Anda, bukanakh pihak yang dituduh itu akan lebih sulit untuk mengelak jika Anda menyelidikinya bersama?
  4. Jika sumber virus di Amerika Serikat, mengapa Tiongkok yang bergolak, sementara Amerika Serikat aman-aman saja selama dua, tiga bulan merebaknya wabah virus corona, dan baru belakangan ini mulai menyebar virus corona? Jika Amerika Serikat dapat membuat virus itu patuh, hanya boleh disebarkan di Tiongkok, tidak boleh menyebar di negaranya sendiri, maka sekarang Amerika Serikat  juga tidak akan dibuat repot, bukan?
  5. Pada awal merebaknya wabah, profesor Guan Yi, seorang ahli virus Hong Kong ke Wuhan untuk menyelidiki.  Pada saat itu, pasar makanan laut China Selatan telah ditata bersih. Jika virus berasal dari Amerika Serikat, lalu mengapa membersihkan pasar makanan laut China Selatan? Pada saat yang sama, pemerintah Tiongkok memerintahkan “menangguhkan” perdagangan satwa liar. Jika virus berasal dari Amerika Serikat, lalu apa hubungannya dengan satwa liar Tiongkok?
  6. Pada awal wabah, Komunis Tiongkok segera mengutus Mayor Jenderal Chen Wei, seorang ahli senjata biologis dari People’s Liberation Army (PLA) untuk mengambil alih laboratorium P4 Wuhan. Jika virus berasal dari Amerika Serikat, lantas apa hubungannya dengan lab. P4 itu ?
  1. Pemerintah Tiongkok memberitahu Amerika Serikat tentang epidemi pada 3 Januari 2020. Saat itu, segenap rakyat Tiongkok tidak tahu. Jika virus itu berasal dari Amerika Serikat, mengapa tidak melaporkannya ke masyarakat Tiongkok terlebih dahulu, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati terhadap Perang biologis dari “Imperialisme Amerika Serikat”?
  1. Jika virus berasal dari Amerika Serikat, apakah pemerintah Tiongkok menyerahkan bukti virus dari tentara Amerika  kepada pemerintahnya ketika melaporkan virus itu, untuk mengingatkan pihak Amerika Serikat untuk melacak sumber dan meningkatkan pencegahan epidemi?
  2. Tidak ada lelucon dalam hubungan diplomatik, kosa kata “mungkin” tidak bisa seenaknya diucapkan. Bagaimana jika Amerika Serikat menyatakan bahwa Taiwan “mungkin” bagian dari Tiongkok? Hong Kong “mungkin” menerapkan satu negara dua sistem? Amerika Serikat dan Tiongkok “mungkin” memiliki hubungan diplomatik? Katakan dengan tegas ada jika memang ada, begitu juga sebaliknya, jangan pernah menyatakan dengan kata “mungkin”.
  3. Amerika Serikat adalah negara dengan masyarakat yang terbuka. Begitu ada virus, para ahli medis dan epidemiologi pasti berusaha keras mendalami penelitian terkait. Amerika Serikat juga merupakan negara dengan kebebasan pers. Sedikit saja ada isu apa pun, media langsung meliputnya. Pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak mampu menyembunyikan epidemi. Sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengapa tidak memiliki akal sehat seperti ini?

Menurut Ngan Shunkau, meskipun virus memang benar berasal dari Amerika Serikat, apakah Komunis Tiongkok akan meminta maaf? Tentu saja, karena Komunis Tiongkok berkonspirasi menunda epidemi selama 40 hari penuh. Dua puluh hari di pusatnya, Wuhan, dan pemerintah pusat juga menyembunyikan hal itu selama dua puluh hari.

Akibatnya menyebabkan ledakan wabah, dan sepenuhnya di luar kendali, dan lebih parahnya lagi menyebar ke seluruh dunia. Bukan Tiongkok yang harus meminta maaf, tetapi komunis Tiongkok yang harus meminta maaf. Bukan hanya meminta maaf kepada negara-negara di dunia, tetapi harus lebih dahulu meminta maaf kepada 1,4 miliar rakyat Tiongkok.  Penulis titu mengatakan : Komunis Tiongkok bukan negeri Tiongkok, harus meminta maaf kepada 1,4 miliar rakyat Tiongkok dan dunia.  (jon)

Video Rekomendasi :

 

 

Share

Video Popular