Erabaru.net. Tidak ada yang mengatakan cinta sejati seperti ciuman Prancis yang berdarah, bukan?

Saya yakin kita semua ingat ciuman pertama. Kecuali jika Anda dikaruniai keberuntungan dari atas, sering kali agak memalukan bagi kedua pihak yang terlibat.

Namun, ketika bicara tentang kelelawar vampir, ciuman lebih dari sekadar kesenangan atau membagakan diri – itu sebenarnya bisa menyelamatkan hidup mereka.

(Foto: Wikimedia)

Menurut sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology, kelelawar vampir menjalin pertemanan dengan ikatan jangka panjang melalui ‘semacam ciuman Prancis yang mengerikan’.

Para peneliti yang ditugaskan di proyek tersebut ingin menilai bagaimana kelelawar benar-benar mengembangkan hubungan satu sama lain. Mereka hanya berbagi darah yang dimuntahkan – siapa yang butuh Tinder?

(Foto: Wikimedia)

Ini lebih dari sekadar tindakan untuk menarik pasangan, jika kelelawar vampir pergi selama tiga hari tanpa makanan (yang umumnya merupakan darah ternak dan burung), mereka sebenarnya bisa mati kelaparan. Jadi, dalam kebaikan mereka yang menjijikkan, nyawa kelelawar lain bisa diselamatkan.

Profesor Gerald Carter, penulis studi dan ahli ekologi perilaku di Ohio State University, menjelaskan:

“Kami beralih dari kelelawar yang dimulai sebagai orang asing dari koloni berbeda ke teman satu grup yang bertindak untuk menyelamatkan satu sama lain. Mereka memiliki pengalaman mencari makan ‘boom and bust’ ini, jadi mereka bisa sukses besar dan mendapatkan makan darah besar atau mereka kelaparan untuk malam itu.”

Berbagi makanan dalam kelelawar vampir seperti bagaimana banyak burung memuntahkan makanan untuk anak mereka. Tapi yang spesial dengan kelelawar vampir adalah mereka melakukan ini untuk kelelawar dewasa lainnya.

Penting untuk diingat bahwa mamalia terbang sering minum darah hingga setengah dari berat badannya dalam setiap hari. Namun, walaupun ini merupakan kunci kelangsungan hidup spesies, para peneliti juga berhati-hati untuk mencatat bahwa perilaku spesifik ini merupakan komponen penting dari ikatan mamalia.

(Foto: Wikimedia)

Studi ini menemukan bahwa ketidaktahuan satu sama lain jarang menjadi penghalang bagi kelelawar – jika mereka menjadi terisolasi di bertengger bersama, mereka akan segera mulai perawatan dan ‘menjilat mulut’ sebelum bertukar darah.

Selain itu, tampaknya perawatan mereka bukan hanya untuk cara praktis membersihkan bulu mereka. Bahkan setelah mereka melakukan spick dan span, kelelawar akan melanjutkan perawatan – menyarankannya untuk menjadi perilaku lain yang terkait dengan menjaga hubungan.

Kelelawar vampir agak tidak seperti saudara kelelawar lainnya, karena mereka memakan darah secara eksklusif, sementara spesies lain dikenal suka makan buah, nektar, dan serangga.(yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular