Beberapa dokter di Amerika Serikat telah menemukan dalam sejumlah besar pengamatan pasien klinis bahwa pada malam sebelum kondisi kritis, para pasien Virus Komunis Tiongkok atau pneumonia Wuhan biasanya merasa lebih baik dan gejalanya berkurang. Akan tetapi dengan begitu bisa menjadi situasi yang lebih buruk dan perlu dikirim ke unit gawat darurat untuk perawatan.

NTDTV.com

Menurut informasi media yang komprehensif, Kane, seorang pria Washington, didiagnosis mengidap pneumonia virus Komunis Tiongkok setelah kembali dari perjalanan ke Florida pada bulan Februari lalu.

Istrinya, Susan, mengatakan: “Pada awalnya hanya batuk kering. Dia tidak memiliki gejala lain selain batuk parah ini.” Beberapa hari kemudian, batuknya memburuk ke titik “sesak napas, tidak dapat bernapas”. 

Susan juga menyebutkan bahwa sebelum kondisinya memburuk, Kane merasa dirinya membaik dan gejalanya berkurang.

Joshua Denson, seorang dokter paru-paru dan dokter perawatan intensif di Tulane Medical Center di New Orleans, mengatakan: “Biasanya diperlukan sekitar seminggu sebelum gejalanya membaik atau menjadi parah.

Dokter lain, Ken Ryan-Kee, mengatakan bahwa fenomena serupa ditemukan pada pasien yang dirawatnya.

“Tampaknya untuk sementara waktu, tubuh manusia sedang mempertimbangkan apakah ia dapat melawan virus ini. Mereka biasanya merasa lebih baik sebelum gejalanya menjadi memburuk. Mereka baik-baik saja, tetapi tiba-tiba mereka merasa sangat lelah, sesak napas, dan nyeri dada,” kata Ken Ryan-Kee. 

Sementara itu, Christopher Orr, seorang spesialis penyakit menular dari Carolina Utara, sampai pada kesimpulan yang sama. Dia mengatakan, “Pasien akan berkata, ‘Hei, tahukah Anda, saya pikir saya telah sembuh.’ Kemudian dalam 20 hingga 24 jam Mereka akan mengalami demam, kelelahan ekstrem, batuk yang meningkat, dan sesak napas. Kemudian mereka akan dikirim ke unit perawatan intensif. “

Sebagai informasi mengenai penyebutan pneumonia Wuhan ini, Komunis Tiongkok menyalahkan sumber virus Corona Wuhan ke negara lain.   Virus itu berasal dari Tiongkok di bawah kekuasaan Komunis Tiongkok. Virus itu menyebar ke seluruh dunia karena Komunis Tiongkok menutupi situasi epidemi. Agar dunia dapat mengingat bencana yang dibawa oleh Komunis Tiongkok ke dunia, maka itu disebut “virus Komunis Tiongkok.”  (hui)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular