Menteri Luar Negeri AS Mikes Pompeo mengatakan Rabu 25 Maret 2020 menyampaikan bahwa Menteri Luar Negeri Kelompok Tujuh atau G7 menggelar Sebuah konferensi video diadakan untuk membahas “kegiatan propaganda palsu.” Yang mana, diluncurkan oleh Tiongkok sebagai tanggapan terhadap epidemi tersebut. Dia juga menambahkan bahwa setiap negara yang berpartisipasi dalam pertemuan sangat menyadari kegiatan propaganda palsu yang dilakukan oleh Komunis Tiongkok.

 Wu Wei – Epochtimes.com

Pada konferensi pers Dewan Negara, Pompeo pertama kali mengatakan pihaknya telah menghabiskan banyak waktu menanggapi ancaman negara otoriter. Ia mengatakan, Wabah virus Wuhan atau virus Komunis Tiongkok jelas menunjukkan bahwa Partai Komunis Tiongkok merupakan ancaman besar bagi kesehatan dan gaya hidup. Selain itu, Komunis Tiongkok juga mengancam akan merusak tatanan perdagangan bebas, yang merupakan dasar dari kemakmuran dan keamanan  bersama di negara-negara G7. “

Pompeo berkata : “Saya mendesak setiap negara untuk bekerja bersama untuk melindungi PBB dan organisasi lain dari dampak dan otoritarianisme Komunis Tiongkok yang berbahaya. Kelompok G-7 harus mempromosikan kebebasan, kedaulatan, tata pemerintahan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas kami. Dan mendorong PBB untuk menegakkan prinsip-prinsip itu.”

Pompeo mengulangi bahwa epidemi itu meletus di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada akhir tahun lalu.  Ia mengatakan Komunis Tiongkok sengaja menunda pengumuman epidemi tersebut.

Pompeo mengatakan bahwa berurusan dengan virus corona baru memerlukan transparansi pengungkapan informasi yang sangat tinggi. Dia menegaskan bahwa coronavirus baru itu bernama “virus Wuhan.” 

Pompeo mengatakan : “Pengungkapan informasi ini mengharuskan semua orang untuk mengikuti, termasuk Partai Komunis Tiongkok. Ini adalah tantangan jangka panjang bagi kita, dan hari ini kita masih membutuhkan Komunis Tiongkok untuk memberikan informasi yang akurat tentang apa yang terjadi di Tiongkok.”

Pompeo mengatakan bahwa Amerika Serikat “sangat” berharap untuk bekerja sama dengan setiap negara di dunia, termasuk Tiongkok. Tak lain, “untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa dan memastikan kesehatan mereka, sehingga mereka dapat pulih dari virus Wuhan (virus Komunis Tiongkok). Dan kerugian ekonomi. “

Pompeo sekali lagi menyangkal “pernyataan gila” bahwa beberapa pejabat senior Tiongkok mengklaim virus itu dibawa ke Tiongkok oleh Amerika Serikat.

Dia juga mengatakan bahwa Tiongkok sedang berusaha menjual produk medis mereka dalam jumlah kecil di seluruh dunia. Bahkan, menyamar sebagai “pahlawan” untuk membantu negara-negara lain mengatasi epidemi.

Dia mengatakan bahwa sekarang adalah waktu untuk fokus pada bagaimana menyelesaikan krisis epidemi, yang juga menjadi fokus dari pertemuan G-7 ini.

Pompeo menambahkan: “setiap negara yang hadir dengan jelas mengakui kegiatan propaganda palsu yang dilakukan oleh komunis Tiongkok dan Komunis Tiongkok berupaya untuk memutarbalikkan fakta.”

Dalam sebuah wawancara dengan program radio Washington Watch beberapa waktu lalu, Pompeo mengulangi kritik sebelumnya terhadap Komunis Tiongkok. Ia mengatakan bahwa keterlambatan Beijing dalam berbagi informasi tentang virus Komunis Tiongkok menimbulkan risiko bagi orang-orang di seluruh dunia. Dia menekankan bahwa ini “benar-benar membahayakan ribuan nyawa.”

Dia mengatakan bahwa Partai Komunis yang berkuasa masih menyembunyikan epidemi dari dunia. Lebih parah lagi,  mencegah dunia mendapatkan informasi yang diperlukan untuk menampung transmisi lebih lanjut.

“Sudah waktunya harus dituntut,” kata Pompeo. Dia menambahkan bahwa penting bagi dunia untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi sekarang.

Pompeo menegaskan, “Ini adalah krisis global yang sedang berlangsung, dan kami perlu memastikan bahwa setiap negara saat ini transparan dan berbagi situasi nyata sehingga komunitas global, layanan kesehatan global, dan komunitas penyakit menular dapat bekerja secara terpadu dan terkoordinasi dalam prosesnya. “

Situs web Kementerian Luar Negeri Eropa menerbitkan sebuah artikel pada 23 Maret berjudul “Pandemi virus Komunis Tiongkok, sebuah dunia baru sedang muncul”. Artikel tersebut menunjukkan bahwa dalam krisis ini, sumber daya perlu dimobilisasi dan dibimbing pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan waktu adalah faktor yang sangat penting. Adapun penutupan informasi penting oleh pejabat Komunis Tiongkok membuat situasi semakin buruk. (jon)

Video Rekomendasi : 

 

Share

Video Popular