Seorang tokoh agama di India, Baldev Singh meninggal dunia. Ia sempat  melakukan perjalanan ke Eropa ketika masa hidupnya, mengabaikan langkah-langkah isolasi mandiri setelah kembali ke negaranya. Ia bahkan berpartisipasi dalam perayaan agama besar-besaran selama 6 hari. Setelah dia meninggal dunia, baru diketahui dirinya terinfeksi virus pneumonia Komunis Tiongkok atau pneumonia Wuhan. Sebanyak 19 dari kerabatnya menerima tes positif. Pemerintah setempat telah memerintahkan penutupan 20 desa dan total 40.000 orang diisolasi

NTDTV.com

Seperti dilaporkan BBC pada 27 Maret 2020, yang mengutip pernyataan pejabat India mengatakan bahwa Baldev Singh, berumur 70 tahun, setelah kembali dari perjalanannya di Italia dan Jerman. Ia tidak secara sukarela mengisolasikan dirinya. Ia menghadiri perayaan keagamaan besar di India. Perayaan ini diadakan selama 6 hari, setiap hari dihadiri sekitar 10.000 orang.

Setelah meninggal, dia diketahui terinfeksi virus pneumonia Komunis Tiongkok atau yang dikenal dengan pneumonia Wuhan dan 19 kerabatnya juga menerima tes ternyata positif.

Seorang pejabat senior mengatakan, bahwa ada 15 desa Singh di sekitar daerah pemukiman Punjab, serta 5 desa yang berdekatan. Desa-desa itu telah ditutup oleh pihak berwenang. Kini total sekitar 40.000 orang telah diisolasi. Saat ini, 550 orang telah terlacak berhubungan secara langsung dengan Singh.  Jumlahnya masih akan meningkat.

India sejauh ini memiliki 640 kasus pneumonia Komunis Tiongkok yang dikonfirmasi. Sebanyak  30 kasus di antaranya berada di Punjab. Akan tetapi para ahli khawatir bahwa jumlah sebenarnya yang terinfeksi mungkin jauh lebih dari itu.

Meskipun pemerintah telah mengumumkan lockdown secara nasional 21 hari, tetapi masyarakat masih dapat pergi untuk membeli barang-barang penting seperti makanan dan obat-obatan.  Pihak berwenang juga bekerja keras untuk meningkatkan upaya pendeteksian. Ini masih salah satu negara dengan tingkat deteksi terendah di dunia. (hui)

Video Rekomendasi : 

 

Share

Video Popular