Erabaru.net. Dr.Vorobev, sebuah perusahaan “perhiasan medis” yang berbasis di Kostroma, Rusia, telah mendapatkan banyak perhatian untuk liontin sterling silver berbentuk virus corona yang telah dijual sejak awal pandemi COVID-19.

Dijual secara online seharga 1.000 rubel (sekitar Rp 213 ribu), liontin virus corona yang dibuat oleh Dr. Vorobev telah menjadi perhiasan yang sangat kontroversial di media sosial Rusia.

Sementara beberapa orang membelinya dan memposting foto diri mereka mengenakannya di akun Instagram dan VK mereka, yang lain mengkritik perusahaan karena mencoba menghasilkan uang dari krisis kesehatan global yang telah menewaskan puluhan ribu di seluruh dunia.

Pavel Vorobyov, pendiri Dr. Vorobev, menegaskan bahwa liontin itu adalah tanda dukungan bagi para profesional kesehatan, bukan cara untuk mengeksploitasi krisis saat ini.

(Foto: Dr. Vorobev)

“Tujuan dan misi kami dengan proyek ini adalah untuk mendukung para dokter kami,” kata Vorobyov kepada stasiun radio Rusia Govorit Moskva. “Ini bisa menjadi jimat atau semacam jimat bagi mereka, simbol kemenangan atas virus.”

“Pengikut kami di media sosial adalah orang-orang terhormat – dokter dan orang-orang yang memiliki hubungan dengan obat-obatan,” tambah pihak perusahaan itu, mengklaim bahwa banyak pasien yang didiagnosis dengan COVID-19 membeli liontin sebagai hadiah untuk para dokter yang menyelamatkan hidup mereka.

Dr. Vorobev rupanya melihat peluang itu sejak awal, mulai mengerjakannya segera setelah gambar mikroskopis dari virus corona baru tersedia, “sebelum ada orang di Rusia yang pernah mendengarnya”.

Sebagai merek perhiasan medis yang juga menciptakan perhiasan berbentuk seperti DNA double helixes, dan organ seperti hati dan paru-paru, Dr. Vorobev menganggap keputusannya untuk membuat liontin berbentuk virus corona “alami”.

(Foto: Dr. Vorobev)

“Orang-orang mulai membelinya, memposting produk di halaman media sosial mereka,” Pavel Vorobev, pendiri perusahaan, mengatakan kepada Reuters. “Tidak peduli betapa sedihnya itu, itu telah menjadi tren. Ini memiliki efek viral. ”

Dr Vorobev mengklaim telah menjual lebih dari 1.000 liontin virus corona di seluruh dunia, dan berharap untuk mulai melihat “pesanan massal” dari klinik segera. Perusahaan juga berencana untuk mulai menawarkan bros berbentuk sangkar virus kepada dokter yang bekerja untuk memperlambat penyebaran Covid-19.(yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular