Erabaru.net. Bagi sebagian orang, memotong rambut adalah suatu keharusan tetapi selama pandemi ini, kami merasa bahwa itu adalah sesuatu yang tidak benar-benar kita butuhkan.

Bayangkan jumlah kontak yang akan Anda miliki, bahkan jika Anda mengenakan sarung tangan dan masker. Rambut yang dipotong, keringat, gunting yang digunakan; oh, begitu banyak titik kontak yang perlu kita khawatirkan!

Baru-baru ini, seorang tukang cukur di Mississippi meninggal setelah dia terinfeksi oleh salah satu kliennya. Seperti dilansir iHeart, Eugene Thompson, 46 tahun, meninggal pada Sabtu (4 April), kurang dari sebulan setelah dia dites positif COVID-19.

Dia yang memiliki Tapernation, sebuah tempat pangkas rambut yang sangat populer di daerah itu, pertama kali mengakui bahwa dia jatuh sakit di sebuah postingan di Facebook-nya pada 18 Maret.

Quarantine yourself stay away from people…places.. or things…I felt a little acky… fever was a little high so I…

تم النشر بواسطة ‏‎Eugene Taper Thompson‎‏ في الثلاثاء، ١٧ مارس ٢٠٢٠

Dia menulis:

“Karantina dirimu menjauh dari orang-orang … tempat-tempat … atau hal-hal … aku merasa sedikit acky … demam agak tinggi jadi aku datang untuk diperiksa … Tapernation akan ditutup selama sisa minggu ini … istirahat yang layak dan relaksasi …”

Namun, baru hari itu, dia memposting di Facebook bahwa dia hanya akan menerima klien yang telah memesan slot dengannya.

🚨PSA: Due to the coronavirus TaperNation will only be accepting clients that are ONLY receiving a service until further notice… SO if your not receiving a service … don’t come !!

تم النشر بواسطة ‏‎Eugene Taper Thompson‎‏ في الثلاثاء، ١٧ مارس ٢٠٢٠

Bagi mereka yang ingin memotong rambut, kami dengan rendah hati meminta Anda untuk benar-benar mempertimbangkan pilihan Anda.

Apakah Anda benar-benar membutuhkan potongan itu? Atau apakah Anda hanya menempatkan diri Anda dalam situasi berisiko yang tidak perlu? Silakan pertimbangkan?(yn)

Sumber: worldofbuzz

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular